spot_img
Minggu, April 19, 2026
Beranda Jawa Timur Wali Kota Kediri Ungkapkan Integrasi Jadi Salah Satu Kunci Penanganan Covid-19 di...

Wali Kota Kediri Ungkapkan Integrasi Jadi Salah Satu Kunci Penanganan Covid-19 di Kota Kediri Saat Terima Kunjungan Tim Pendampingan Lapangan BNPB

268

Kediri – Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menerima kunjungan tim pendampingan lapangan satgas penanganan Covid-19 BNPB di Ruang kerjanya, Kamis (12/8). Pendampingan terlaksana sesuai tahapan. Jika sebelumnya pendampingan hanya secara daring dengan melibatkan kepala daerah di 128 kabupaten/kota se-Jawa Bali, kali ini terlaksana pendampingan di lapangan.

Usai menerima kunjungan, Wali Kota Kediri menyampaikan ada beberapa hal yang ingin tim pendampingan lapangan ketahui. Tim satgas penanganan Covid-19 BNPB ini ingin mengetahui upaya yang Pemerintah Kota Kediri lakukan untuk mengatasi pandemi. Kolaborasi antar instansi pun juga menjadi bahasan dalam pertemuan tersebut. Wali Kota Kediri melanjutkan, kolaborasi antar instansi di Pemerintah Kota Kediri juga sudah berjalan dengan baik sejak awal pandemi.

Wali Kota Kediri menyampaikan bahwa tim pendampingan lapangan tersebut nantinya juga akan meninjau beberapa lokasi tempat isolasi. โ€œMereka ingin tahu kondisi rumah sakit kita. Saya juga jelaskan tadi di Kota Kediri ada isolasi mandiri yang juga kita kontrol dengan memberikan oxymeter yang ada di kelurahan-kelurahan. Lalu kalau mereka tidak bisa melakukan isolasi mandiri, ada isolasi pusat yang kita miliki. Selain itu, ada juga rumah sakit kilisuci,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pendamping Dari BNPB Jawa Timur, Kolonel Wajariman, mengatakan, pendampingan lapangan akan terlaksana selama tiga hari. Hal ini untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknya tentang hal-hal positif yang sudah Pemerintah Kota Kediri lakukan untuk mengatasi pandemi Covid-19. โ€œNanti akan kami analisa, kami kaji dan pelajari hal-hal positif tersebut dan menjadi proses membuat keputusan. Terutama dalam menghadapi pandemi,โ€ ujarnya.

Setelah melihat program si Jamal milik Pemerintah Kota Kediri, menurut Kolonel Wajariman, hal tersebut merupakan sesuatu yang bagus dan berbeda. Dari program tersebut, ia memperoleh informasi bagaimana bantuan bisa tersalurkan dengan baik. โ€œSetiap daerah punya karakter sendiri dalam mengatasi masalah. Kami tadi banyak pertanyaan dan kami ingin belajar bagaimana sumbangan yang masuk bisa terdistribusi dengan baik tanpa menimbulkan gejolak yang tidak pemerintah inginkan. Ini bisa menyelesaikan salah satu permasalahan yang pemda hadapi,โ€ ungkapnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Kediri, Dandim 0809, Sekretaris Daerah Kota Kediri, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Satpol PP serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan. (me)