Sidoarjo – Sekilas, kolak srikaya tak berbeda dengan kolak pada umumnya. Dengan bahan yang dipakai mulai dari santan, gula, garam, daun pandan, sian pisang dan kolang kaling.
Yang membedakan kolak srikaya khas Kampung Kauman, Kelurahan Pekauman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur dengan kolak yang ada di Indonesia adalah, penggunaan roti hingga telur ayam sebagai tambahan dalam kuahnya.
Untuk memasaknya kolak ini memiliki cara khusus, yaitu dikukus bersama dengan mangkok selama 20 hingga 30 menit. Dalam bulan Ramadhan ini dapat membuat hingga 500 porsi seharinya dengan harga jual 8000 rupiah per porsi.
Menurut Lukman yang sudah berjualan dan membuat kolak srikaya selama 4 generasi mengaku, kolak ini hanya bisa dibuat selama bulan Ramadhan saja. Karena, jika dibuat di bulan biasa rasa dari kolak ini terasa hambar.
Rasanya yang enak, gurih, legit lengkap dengan pisang, kolang kaling, roti dan telur ayam inilah yang diakui oleh para pemburu takjil pas untuk berbuka puasa. Hingga dapat kembali meningkatkan tenaga setelah seharian berpuasa.
Bila Anda melakukan perjalanan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tak ada salahnya untuk mencoba menu berbuka puasa kolak srikaya, yang pastinya tak hanya melegakan tenggorokan saja, namun juga mengenyangkan untuk melanjutkan beribadah Tarawih.(mk)







