spot_img
Minggu, April 19, 2026
Beranda Jawa Timur Terungkap, Kasus Jatuhnya Siswa saat Panjat Tebing, tidak ada Ekskul Panjat Tebing...

Terungkap, Kasus Jatuhnya Siswa saat Panjat Tebing, tidak ada Ekskul Panjat Tebing di Sekolah

302

Tulungagung – Aktivitas latihan panjat tebing yang menyebabkan siswa SMKN di Tulungagung terjatuh, ternyata bukan kegiatan resmi sekolah. Pihak sekolah membantah adanya kegiatan ekstrakurikuler panjat tebing. Meskipun begitu mereka tetap akan memberikan santunan dan membantu biaya perawatan bagi korban. Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Siswa SMKN3 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, yang terjatuh saat mengikuti latihan panjat tebing di komplek Gor Lembupeteng, masih menjalani perawatan intensif di rsud dokter iskak tulungagung. Korban di ketahui mengalami pendarahan pada bagian kepala, dan telah menjalani operasi. Kondisi korban sempat kritis setelah terjatuh dengan posisi kepala membentur besi penyangga papan panjat tebing.

Pihak sekolah sendiri membantah adanya ekskul panjat tebing ini. Menurutnya yang ada dan resmi adalah ekskul pecinta alam. Kegiatannya meliputi penghijauan, penanaman pohon, bersih bersih sungai dan pantai serta naik gunung. Latihan panjat tebing ini bukan merupakan kegiatan sekolah, dan tidak ada pemberitahuan maupun izin sama sekali. Peserta latihan hanya mendapat informasi yang beredar melalui whatsapp.

Meskipun begitu pihak sekolah tetap akan memberikan santuan dan biaya perawatan kepada korban. Korban sendiri diketahui merupakan siswa kelas 10 jurusan listrik, dan baru mengikuti latihan pertama kali. Mereka juga sudah melakukan komunikasi dengan orang tua korban, untuk mengetahui kondisi terbarunya.

Sebelumnya seorang siswa sekolah tersebut terjatuh dari ketinggian 2 meter, saat mengikuti latihan panjat tebing. Polisi sendiri masih menyelidiki insiden tersebut. Untuk sementara lokasi latihan panjat tebing ini ditutup guna mempermudahkan proses penyelidikan. (bp)