spot_img
Kamis, April 30, 2026
Beranda Jawa Timur Surabaya – Miris, Seluruh Keluarga Meninggal Covid-19, Anak Usia 11 Tahun Diasuh...

Surabaya – Miris, Seluruh Keluarga Meninggal Covid-19, Anak Usia 11 Tahun Diasuh Bibinya yang Disabilitas

320

Surabaya – Miris, itulah yang tergambar dari kehidupan seorang anak perempuan berusia 11 tahun, yang ditinggal orangtua dan kakek-neneknya meninggal dunia karena Covid-19. Kini ia hanya tinggal bersama kakak dan bibinya yang ternyata peyandang tuna wicara. Anak yang tinggal di Jagiran, Tambaksari, Surabaya, itu ternyata putus sekolah sejak TK karena mendapat perundungan/bullying oleh gurunya.

Kondisi rumah Iona Annora Nurani Anindia tampak memprihatinkan. Sebuah kamar berukuran sekitar 2 x 2 yang menjadi tempat satu kesatuan. Artinya, antara tempat tidur, tempat memasak, bahkan tumpukan barang- barang pun ada di dalamnya. Sangat tidak layak untuk sebuah kamar.

Sejak kecil bocah berusia 11 tahun ini sudah sang ibu tinggalkan. Ibunya yang bernama Wiwik Indah, meninggal tahun 2012. Yang meprihatinkan, beberapa hari lalu secara beruntun kakek, nenek, dan ayahnya Imam Budiono meninggal terduga karena terpapar Covid-19. Kini Iona hanya tinggal bersama kakaknya Nurarendra Bramasta (17) dan bibinya.

Kondisi semakin memprihatinkan karena Iona ternyata putus sekolah sejak TK B. Hal itu terjadi karena ia mendapat tindakan bullying oleh guru dan teman-temannya, akibat penampilan yang tak rapi dan terkesan kumal karena keterbatasan ekonomi.

Sementara itu, tetangga Iona menyampaikan kehidupan Iona kini bergantung pada bantuan tetangga secara sukarela. Untuk itu, para tetangga berharap ada bantuan dari pemerintah. Selain untuk kehidupan sehari-hari, bantuan juga warga harap untuk biaya sekolah Iona.

Sebenarnya, Iona ingin kembali sekolah meraih cita-citanya menjadi dokter. Ia sudah berulang kali menyampaikan keinginannya itu kepada sang ayah. Akan tetapi, sampai ayahnya meninggal, ia belum bisa mewujudkan mimpinya untuk sekolah. (mf)