Tulungagung – Langkanya stok minyak goreng dengan harga normal, membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung kembali mengadakan operasi pasar, Jumat (11,2). Pada operasi pasar yang digelar di halaman Disperindag Kabupaten Tulungagung, sebanyak 6.000 liter minyak goreng disiapkan dengan harga Rp 13.500.
Kabid Perdagangan, Disperindag Kabupaten Tulungagung, Nurlaili menyebut, ketersediaan minyak goreng di pasar modern sering habis karena stok yang terbatas sehingga Disperindag menggelar operasi pasar.
Pada operasi pasar kali ini, pihaknya menyediakan 6.000 liter minyak goreng dengan harga subsidi Rp 13.500. Ribuan persediaan minyak goreng diperuntukkan untuk 3.000 masyarakat umun dengan jumlah 2 liter setiap penerima. Pendistribusian ini dilakukan dengan sistem kupon.ย Kupon untuk pengambilan minyak goreng sudah dibagikan tiap kelurahan dan desa sekitar mendapatkan 100 kupon.
Sementara untuk pengambilan dilakukan dengan jadwal yang ditentukan untuk menghindari kerumunan di tengah merebaknya pandmi Covid-19.
Dalam hal ini, Kepala Disperindag Kabupaten Tulungagung menjelaskan, operasi pasar ini digelar karena melihat keadaan minyak di pasar yang terjadi kekosongan. Ia menghimbau kepada masyarakat khususnya Tulungagung untuk membeli minyak sesuai kebutuhan.
Pihaknya menyebut, kelangkaan stok minyak salah satunya disebabkan oleh masyarakat yang panic buying dan membeli minyak dengan jumlah banyak sehingga stok habis. Sementara di pasar tradisional masih ada penjual minyak goreng yang memberikan harga di atas 14 ribu. Namun, Kadin berharap ketika sudah habis stok maka diharapkan penjual kembali stok dengan menggunakan harga yang ditetapkan pemerintah.
Sementara warga merasa senang dengan adanya operasi pasar ini, salah satunya Sri Sumartini warga Beji Tulungagung. Ia menyebut harga minyak di pasaran sulit dicari sehingga ia berharap harga minyak dpaat kembali turun agar masyarakat menengah ke bawah bisa menjangkau.
Tak hanya itu, Suprihatin, BPD Karangrejo juga mengaku senang karena beberapa bulan terakhir harga minyak goreng mahal. Ia berharap selanjutnya operasi pasar dengan harga minyak murah bukan hanya dipilih orang-orang tertentu saja, namun merata untuk masyarakat umum.
Untuk diketahui, operasi ini berlanjut pada Senin, 14 Februari 2022. Namun, dengan sasaran para pelaku usaha UKM dan IKM, dengan persyaratan khusus. Disperindag menyiapkan kuota 6000 liter minyak goreng yang akan dibagikan dengan jumlah 18 liter per penerima. (red)







