
Sleman – Sebanyak 119 sekolah menengah pertama, atau SMP, di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menyelenggarakan asesmen nasional berbasis komputer, atau ANBK, secara serentak. Sebelum para siswa jenjang SMP melaksanakan pembelajaran tatap muka, atau PTM secara resmi. Terlebih dahulu para siswa melaksanakan ANBK, sebagai awal uji coba PTM.
Siswa tingkat sekolah menengah pertama, atau SMP di wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta, mengikuti penyelenggaraan asesmen nasional berbasis komputer, atau ANBK, yang terselenggara serentak oleh kementerian pendidikan, dan kebudayaan.
Terdapat 119 SMP, terdiri dari sekolah negeri dan swasta, di wilayah kabupaten sleman, yang secara serentak mengikuti ANBK. Sebelumnya sekolah โ sekolah tersebut, telah terverifikasi terkait kesiapan penyelenggaraan ANBK. Sedangkan untuk penyelenggaraannya jumlah siswa terbatas hanya 15 siswa, dalam ruang kelas, dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Kepala dinas pendidikan Sleman, Ery Widaryana menjelaskan, terkait pembelajaran tatap muka, atau PTM untuk jenjang SMP, akan mulai usai penyelenggaraan ANBK selesai, yakni mulai tanggal 4 oktober hingga tanggal 7 Oktober.
Penyelenggaraan ANBK ini, juga sebagai awal uji coba PTM, yang akan terlaksana secara resmi. Selain itu, capaian vaksinasi untuk guru di kabupaten sleman sudah mencapai 96 persen, dan siswa sudah di atas 95%.
Ery juga mengungkapkan, PTM akan diselenggarakan secara bertahap, melalui serangkaian evaluasi, sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah kabupaten sleman, agar tidak menimbulkan adanya klaster sekolah.
Sementara PTM untuk jenjang sekolah dasar, atau SD akan dimulai minggu depan, dengan sampling 5 sekolah di setiap Kapanewon. (nn)







