spot_img
Senin, April 20, 2026
Beranda D I Yogyakarta Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta – Bupati Sleman Panggil Manajemen PSS Sleman Terkait...

Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta – Bupati Sleman Panggil Manajemen PSS Sleman Terkait Konflik Dengan Suporter

246

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bergerak cepat menanggapi polemik yang terjadi di klub PSS. Bupati memanggil manajemen PSS untuk memastikan bahwa homebase PSS tetap berada di Sleman. Serta konflik yang mencuat antara manajemen PSS dengan suporter bisa segera mendapat solusi.

Klub PSS Sleman terkenal mempunyai para suporter yang sangat fanatik. Baik itu yang tergabung dalam Brigatta Curva Sud, Slemania 1976, maupun Fans Sleman. Stadion Maguwoharjo sebagai homebase klub PSS Sleman selalu penuh sesak suporter. Dengan beragam atraksinya sehingga masuk 5 suporter terbaik asia.

Tetapi seiring bergulirnya kompetisi liga BRI 2021, prestasi PSS jauh dari ekspetasi dari suporter. Hanya menang sekali selebihnya selalu kalah membuat suporter geram. Dan menuntut pelatih Dejan Antonic dan salah satu pemain bernama Arthur Irawan di pecat dari tim. Manajemen tidak bergeming, sehingga suporterย  mendatangi omah PSS untuk berdemo.

Demo suporter ini justru mendapat tanggapan emosional oleh manajer PSS Sleman Marco Garcia Paulo. Dengan mengancam akan memindahkan homebase PSS keluar dari Sleman. Terkait polemik iniย  bupati Sleman, Kustini dengan pendampingan oleh wakil bupati Sleman Danang Maharsa dan ketua DPRD Sleman, Haris Sugiarta memanggil manajemen PS Sleman di rumah dinas bupati. Pihak manajemen PSS Sleman dihadiri oleh Hempri Suyatna, Andi Wardana dan Yoni Arseto. Khusus untuk Marco, bupati berbincang langsung dengan Marco melalui jaringan telepon.

Melalui sambungan telepon, Kustini meminta direktur utama PT PS Sleman Marco Garcia Paulo agar segera meminta maaf kepada masyarakat sleman atas pernyataan yang telah dilontarkannya kemarin. (di)