Si Jago Merah Lalap 3 Rumah dan 1 Kandang  di Desa Bareng, Bojonegoro

160

BOJONEGORO – Musibah kebakaran yang melanda Desa Bareng, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada Jumat (25/08/2023) telah berhasil ditangani dengan penuh semangat kolaboratif dari warga setempat. Tiga bangunan rumah dan satu kandang menjadi korban dari si jago merah yang berkobar dahsyat tersebut.

Walaupun belum dapat dipastikan penyebab pasti dari kebakaran ini, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari rumah milik Rismidjati. Saat kebakaran terjadi, rumah tersebut dalam kondisi kosong tanpa penghuni. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp 600 juta. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini, pertama kali diketahui oleh tetangga korban bernama Danto. Ia melihat bagian tengah rumah milik Rismidjati telah terbakar.

Melihat bahaya yang semakin meluas, segera saja para saksi berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Masyarakat pun berbondong-bondong datang untuk memberikan bantuan dalam upaya pemadaman api menggunakan peralatan seadanya. Tak berapa lama kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro tiba di lokasi untuk memberikan bantuan maksimal dalam upaya memadamkan si jago merah.

Kapolsek Sugihwaras, AKP Sudirman dari Polres Bojonegoro, menjelaskan bahwa kekompakan masyarakat dalam menghadapi musibah ini patut diacungi jempol. Dengan sigapnya mereka merespons situasi darurat ini, kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran dapat diminimalisir.

Dalam kejadian yang penuh tantangan ini, keberanian warga dan kerjasama tim pemadam kebakaran telah menunjukkan semangat optimisme yang membara. Meskipun duka akibat kebakaran ini tak terelakkan, tetapi bersama-sama, masyarakat Desa Bareng berkomitmen untuk bangkit dari keterpurukan dan memulihkan apa yang telah hilang akibat peristiwa ini.

Semoga peristiwa ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat serupa di masa mendatang.