
Blitar – Satu jemaah haji asal Kota Blitar bernama Mursini Astro Sentono meninggal dunia di tanah suci. Mursini yang telah berusia 77 tahun meninggal Selasa 4 Juli 2023 subuh waktu setempat.
Kabar duka itu dibenarkan pendamping Haji Kota Blitar Chumaidi Maksum. Dia mengatakan, sejak berada di Madinah, beliau memang sering keluar masuk rumah sakit. Namun, Mursini masih sempat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Kecuali tawaf ifadhoh yang diwakilkan oleh petugas haji. Sementara ibadah wukuf di Arafah dijalani Mursini dengan cara mengendarai mobil ambulans.
Dengan selesainya rangkaian ibadah haji yang dilakukannya, sebelum meninggal Dunia Mursini telah menyandang gelar sebagai Hajah.
“Dari awal sering keluar masuk RS mulai di Madinah. Beliau baru keluar dari rumah sakit kemarin. Namun Selasa pagi tiba-tiba kondisinya turun lalu kembali dilarikan ke rumah sakit. Namun meninggal dunia di perjalanan,” ujarnya.
Mursini, tergabung dalam kelompok terbang 8. Dia berangkat dari Kota Blitar pada 26 Mei lalu.
“Beliau langsung dimakamkan di Makkah usai menyelesaikan administrasi di rumah sakit,” paparnya.
Selain Mursini, sebelumnya telah ada jemaah haji asal Kota Blitar yang meninggal di tanah suci. Jemaah tersebut adalah Hindi Munawaroh (65), meninggal di Kota Mekkah karena sakit jantung pada 15 Juni 2023.
Untuk diketahui ada 155 jemaah haji Kota Blitar yang berangkat ke tanah suci tahun ini. Mereka berangkat dalam dua tahap.
110 jamaah haji reguler tergabung dalam kelompok terbang 8 berangkat ke tanah suci pada 26 Mei 2023, sedangkan 45 jamaah haji cadangan berangkat pada 4 Juni 2023.
Jemaah haji asal Kota Blitar dijadwalkan mulai kembali ke tanah air pada Kamis 6 Juli 2023.(sk)







