
TULUNGAGUNG – Ribuan warga mendaftar sebagai Panitia Pemungutan Suara atau PPS di Komisi Pemilihan Umum atau KPU Tulungagung. Mereka akan menjadi petugas PPS di tingkat desa. Proses pendaftaran PPS ini dilakukan secara online. Setelah itu mereka akan datang ke KPU untuk mengumpulkan berkas pendaftaran.
Total terdapat 3.900 warga yang membuat akun di aplikasi Siakba. Dari jumlah tersebut terdapat 2.872 warga yang sudah mengumpulkan berkas pendaftaran. Selama tahapan pendaftaran ini, KPU melakukan perpanjangan waktu selama 2 kali. Hal ini dilakukan karena terdapat 25 desa yang belum memenuhi kuota pendaftaran. Setiap desa minimal terdapat 6 pendaftar yang akan mengikuti tes tulis.
Pihak KPU sendiri melakukan jemput bola untuk memenuhi kuota pendaftar di setiap desa. Mereka menghubungi peserta yang sudah memiliki akun untuk mengetahui adanya kendala dalam pendaftaran ini. Mayoritas peserta mengaku kesulitan mengakses siakba karena servernya sempat mengalami down. Setelah perpanjangan ini, KPU akan melaksanakan tes tulis yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Januari mendatang.
Nantinya akan dipilih 3 petugas PPS di setiap desa. Mereka akan dikontrak hingga pelaksanaan pemilu 2024 selesai.







