
Sidoarjo – Seperti inilah suasana khitan massal, yang diadakan oleh pemerintah Desa Kepunten Kecamatan Tulangan bekerjasama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo. Di balai Desa Kepunten.
Berbagai cara dilakukan peserta khitan untuk mengurangi rasa takut saat dikhitan. Salah satunya dengan bermain game online. Seperti yang dilakukan oleh Muhammad Ridho Ramadhan. Ia tengah asyik bermain game sehingga mengaku tak sakit saat disunat.
Kegiatan khitan massal ini, merupakan kegiatan perdana dalam pimpinan Kepala Desa Zainul Abidin. Selain untuk membantu warga sekitar, khitan massal ini sekaligus dalam rangka ruwah desa.
Khitan massal yang diadakan oleh pemerintah desa kepunten ini merupakan kerjasama dengan Rumah Sakit Islam Siti Hajar dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sidoarjo. Selain mendapatkan pengobatan dari rsi siti hajar, peserta khitan juga mendapatkan baju koko, sarung, songkok, snack hingga tas dari baznas, dan uang saku, dari pemdes setempat.
Disamping khitan massal, warga setempat juga menggelar doa bersama, untuk sesepuh desa dan ahli kubur warga Desa Kepunten. Warga berharap melalui kegiatan doa bersama ini Desa Kepunten semakin maju, jaya, rukun, kompak dan sejahtera.
Menurut rencana, khitan massal seperti ini akan digelar di tahun 2024 mendatang, dengan target peserta sekitar 50 anak. (mk)







