SEBANYAK 543 CALON HAJI BLITAR MENGUNDURKAN DIRI

BLITAR – Selama Januari hingga Desember 2022, sebanyak 543 calon haji membatalkan diri untuk berangkat ke Tanah Suci. Catatan ini diperoleh dari Kantor Kementrian Agama (KEMENAG) Kabupaten Blitar.

Diantara berbagai macam penyebab pembatalan keberangkatan haji tersebut adalah meninggal dunia, lamanya masa tunggu haji yang bisa mencapai 35 tahun, sudah dalam usia lanjut, dan ada pula yang dialihkan ke ahli warisnya.

Meski demikian, calon haji yang mengantre daftar tunggu hingga saat ini mencapai 28.100 lebih.

Kepala Seksi Urusan Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Blitar, Hakim Thohari, mengatakan jika calon jamaah haji yang mengundurkan diri umumnya merupakan pendaftar lama. Uang pendaftaran para calon jamaah haji ini pun akan di kembalikan penuh oleh pihak KEMENAG.

Sementara itu, pasca pandemi covid 19, pendaftar calon haji di Kabupaten Blitar justru terus bertambah. Rata-rata pendaftar setiap hari mencapai puluhan orang, dimana mereka selanjutnya akan masuk daftar keberangkatan pada tahun 2053-2054.

Tahun ini kuota haji Kabupaten Blitar rencananya akan kembali normal seperti sebelum pandemi. Yakni diangka antara 900 hingga 1000 calon haji. Diharapkan kuota tersebut masih bisa bertambah lagi di kemudian hari.(sk)