Saluran Irigasi Campurejo Rusak, Musim Hujan Banjir Terus Mengancam Lingkungan Warga

35

Kediri – Saat musim penghujan tiba seakan menjadi “ancaman” bagi warga di lingkungan Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Khususnya di 2 RW dan 4 RT kondisi saluran irigasi yang melintas di lingkungan RW. 2 tepatnya RT.09 dan 10 serta dilingkungan RW. 1 tepatnya di RT.06 dan RT.05 saat ini mengalami kerusakan.

Menurut Subanto salah satu Ketua RT. 06 di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mengatakan, rusaknya  saluran irigasi yang melintasi kedua RW dan RT di lingkungannya sudah lama terjadi.

Kondisi ambrolnya saluran irigasi dan pendangkalan menjadi penyebab utama tidak lancarnya air mengalir. Ditambah lagi banyaknya sampah yang terbawa arus air sungai disaat hujan memperparah banjir dilingkungan tersebut saat air sedang meluap.

“Ketinggian air saat banjir jika air meluap dari saluran irigasi itu bisa mencapai satu lutut orang dewasa dan juga masuk kedalam rumah warga yang tanahnya lebih rendah dari saluran yang ada,” ungkapnya saat mendampingi warga kerja bakti membersihkan sampah di saluran air bersama Fogana KC, Minggu (27/2/2022).

Lebih lanjut Banto panggilan akrab Ketua RT berharap segera ada penanganan dari pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan. Ia selama menjabat sebagai Ketua RT sudah mengusulkan di musrembang beberapa kali namun sampai saat ini belum terealisasi.

“Sampun kulo ajukan wekdal musreng (sudah saya ajukan saat musreng) pak hingga berulang kali tapi ya kenyataannya bisa dilihat sekarang,”keluhnya.

Sementara itu, menurut salah satu tokoh masyarakat di lingkungan RT. 05 disebutkan, bila bangunan saluran irigasi itu sudah ada lebih dari 40 tahun lamanya. Sejauh ini untuk tersentuh pembangunan atau normalisasi dari pemerintah daerah belum pernah terjadi.

Di sisi lain saat waktu bersamaan kerja bakti dan ada giat cantel sayur di lingkungan RW 01, Kepala Kelurahan Campurejo Sukarji dengan didampingi jajaran kelurahan, Babinsa dan Bhabinkamtimas maupun Yoni Bastian selaku Ketua LPMK (lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan) langsung meninjau lokasi rusaknya saluran irigasi tersebut. Pihaknya berpesan untuk warga agar membuang sampah pada tempatnya. Jangan sampai dibuang ke saluran irigasi yang dapat mengakibatkan banjir.

“Ya kondisinya memang seperti ini, selain bangunan talutnya rendah pada saluran irigasi, disejumlah titik ada yang ambrol dan pihaknya berpesan untuk warga masyarakat agar selalu membuang sampah pada tempatnya jangan sampai dibuang ke saluran irigasi sehingga dapat mengakibatkan banjir,” ucap Lurah Campurejo Sukarji saat melihat lokasi saluran air. (red)