spot_img
Trending
Selasa, September 1, 2026
Beranda RAGAM BERITA RDP Dengan DPRD: Biaya Pendidikan “Tinggi” Saroja Dorong BPR Kota Kediri Berikan...

RDP Dengan DPRD: Biaya Pendidikan “Tinggi” Saroja Dorong BPR Kota Kediri Berikan Kredit Lunak Kepada Masyarakat

2

MADUTV, KEDIRI – Berawal dari banyaknya keluh kesah masyarakat Kota Kediri yang ditujukan ke Saroja akan kesulitan masyarakat terutama para Wali murid dalam memenuhi kebutuhan seragam sekolah di tahun ajaran baru dikisaran bulan Juni-Juli 2026, mendorong Saroja mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke DPRD Kota Kediri dengan menghadirkan Direksi BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Kota Kediri juga Pemerintah Kota Kediri guna mencari solusi terbaik untuk permaslahan tahunan yang dialami masyarakat.

Meskipun terkesan terlambat, permohonan Saroja yang dikirim 2 bulan lalu pada akhirnya direalisasi oleh DPRD Kota Kediri dengan digelarnya RDP oleh Komisi B DPRD Kota Kediri pada hari ini Senin (31/08/2026). Dengan menghadirkan Direksi BPR Kota Kediri, Bapeda Kota Kediri, BPPKAD Kota Kediri, dan Bagian Hukum Pemerintah Kota Kediri.

Dipimpin oleh Ketua Komisi B Arif Juanaidi Rapat berjalan dengan lancar dengan menghasilkan beberapa poin penting untuk ditindak lanjuti mengenai fungsi dari BPR Kota Kediri dalam mebantu meringankan beban masayarakat Kota Kediri dalam memenuhibkebutuhan seragam sekolah setiap menjelang tahun ajaran baru.

Membuka sesi dialog, Supriyo perwakilan dari Saroja mempertanyakan status BPR Kota Kediri apakah sudah berubah menjadi PT (Perseroan Terbatas) ataukah masih tetap sebagai Perusahaan Daerah. Pertanyaan tersebut dijawab tegas oleh Direktur BPR Kota Kediri Bowo Susanto, status masih sebagai Perusahaan Daerah Kota Kediri.

Secara garis besar poin utama dalam hearing yang digelar Komisi B DPRD Kota Kediri bersama BPR Kota Kediri dan Saroja pada hari ini, untuk mendorong BPR Kota Kediri memberikan bantuan berupa kredit lunak kepada masyarakat yang membutuhkan biaya dalam pemenuhan kebutuhan siswa baru setiap tahun demi keberlangsungan pendidikan anak didik di Kota Kediri.

Menanggapi hasil dari Rapat Dengar Pendapat yang berlangsung, Arif Junaidi selaku Ketua Komisi B yang juga memimpin jalannya RDP menegaskan supaya adanya peran dari BPR Kota Kediri dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuahan dasar pendidikan untuk siswa di Kota Kediri.

“Sebagai salah satu Perusahaan Daerah Kota Kediri tentunya kami selaku Komisi B DPRD Kota Kediri, berharap adanya peran dari BPR Kota Kediri terutama dalam membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan seragam siswa baru melalui kredit lunak. Mengenai sistem dan ketentuannya nanti kita serahkan kepada Direksi BPR Kota Kediri untuk menindaklanjuti,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur BPR Kota Kediri Bowo Susanto memberikan tanggapan positif atas aspirasi dan masukan dari masyarakat melalui Saroja dan juga dukungan dari Komisi B DPRD Kota Kediri.

“Pada intinya kami menerima aspirasi dari masyarakat yang diemban oleh Saroja terkait pemberian kredit lunak kepada masyarakat, namun untuk tindak lanjutnya kami perlu diskusikan di internal mengenai skema bisnis dan mitigasi resiko terlebih dahulu,” terangnya.

Disisi lain Supriyo selaju Dewan Pengawas Saroja menegaskan BPR Kota Kediri harus memiliki manfaat untuk warga Kota Kediri.

“Hari ini kami hadir di RDP atas permohonan kami 2 bulan lalu, dan sudah terlaksana di fasilitasi oleh Komisi B, kami berharap kedepan BPR mempunyai program pinjaman lunak kepada masyarakat untuk seragam sekolah sehingga jelas kebermanfaatan BPR untuk Masyarakat. Mengenai mekanisme bagaimana ya itu tugas mereka selaku Direksi,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengawalan dan kontrol terhadap gagasan yang yang disepakati dalam RDP, Supriyo bersama Saroja tidak akan segan melayangkan gugatan ke Pengadilan untk membubarkan BPR Kota Kediri jika tidak ada tindak lanjut mauoun realisasi untukntahun berikutnya. (Ef)