spot_img
Trending
Senin, Agustus 31, 2026
Beranda BERITA UTAMA Gerak Serempak 5.000 Penari, Semarak “Madiun Menari” di Jalan Pahlawan Kota Madiun

Gerak Serempak 5.000 Penari, Semarak “Madiun Menari” di Jalan Pahlawan Kota Madiun

4
Foto : 5000 penari tampil secara massal di sepanjang jalan Pahlawan kota Madiun, Sabtu, (29/08/2026).

MADUTV, MADIUN – Suasana kawasan Jalan Pahlawan, Kota Madiun, berubah semarak dengan digelarnya pertunjukan budaya kolosal bertajuk Madiun Menari. Ribuan masyarakat memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan penampilan ribuan penari yang tampil secara massal.

Kurang Lebih 5.000 penari dilibatkan dalam pertunjukan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, organisasi kemasyarakatan, organisasi perangkat daerah (OPD), kelurahan, BUMD, pelaku UMKM, hingga perguruan tinggi.

Para penari secara bersama-sama membawakan Tari Beksan Parisuko, sebuah karya seniman asli Kota Madiun yang memiliki makna serta nilai budaya yang kuat.

Penampilan ribuan penari secara massal tersebut menjadi pemandangan menarik. Para penari bergerak secara serempak memenuhi kawasan Jalan Pahlawan, sementara masyarakat turut menyaksikan pertunjukan dari sejumlah titik di sekitar lokasi.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kesenian dan budaya daerah.

Keterlibatan ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang juga menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Masyarakat tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi turut mengambil bagian dalam pertunjukan budaya tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan Madiun Menari bukan semata-mata kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kota Madiun. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan inisiatif masyarakat yang mendapatkan ruang untuk berkembang.

“Kegiatan Madiun Menari bukan kegiatan Pemkot, melainkan kegiatan masyarakat, inisiasi masyarakat. 5.000 lebih masyarakat bergerak untuk membangun kota ini jadi salah satu kota budaya,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, antusiasme masyarakat dalam mengikuti Madiun Menari menjadi modal penting dalam membangun ekosistem kebudayaan di Kota Madiun.

Ia menambahkan, ke depan Pemerintah Kota Madiun perlu memperluas fasilitasi terhadap berbagai kegiatan kebudayaan. Salah satunya dengan memberikan ruang yang lebih luas bagi perkembangan seni tari.

“Pemerintah kota ke depannya harus memperluas fasilitasi terkait budaya, salah satunya tari,” imbuhnya.

Digelarnya pertunjukan budaya di ruang publik juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati kesenian daerah secara langsung di pusat kota. Hal ini sekaligus memperkuat upaya menjadikan ruang publik sebagai tempat bertemunya masyarakat dengan seni dan budaya lokal.

Pertunjukan kolosal ini sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, seniman, pelajar, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat. (Rie)