spot_img
Kamis, April 30, 2026
Beranda NASIONAL Puluhan Massa PMII dan Anggota DPRD Pamekasan Kompak Tolak Kenaikan Harga BBM

Puluhan Massa PMII dan Anggota DPRD Pamekasan Kompak Tolak Kenaikan Harga BBM

234

Pamekasan – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama anggota DPRD Pamekasan, Madura, Jawa timur, Selasa (6/9/2022) melakukan orasi bersama menolak kenaikan harga BBM Subsidi yang sudah diputuskan Pemerintah beberapa hari yang lalu.

Aksi mahasiswa dari PC PMII ini meminta Pemerintah untuk mencabut keputusan menikan harga BBM Subsidi untuk kembali ke harga semula.

“Kami dari PC PMII Pamekasan secara tegas menolak kebijakan pemerintah menaikan harga BBM Subsidi yang sudah diputuskan,” kata M Yasin, korlap aksi.

Massa aksi menilai Pemerintah menaikan harga BBM Subsidi hanya demi menyelamatkan APBN semata, bukan memfikirkan nasib masyarakat miskin yang saat ini tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“Indonesia gagal maju kalau kebijakan pemerintah tidak pro rakyat,” teriak korlap aksi.

Pihaknya berharap kepada pemerintah untuk mencabut keputusan kenaikan harga BBM Subsidi yang sebelumnya sudah di umumkan pada Sabtu kemarin (3/9/2022), sekira pukul 13:30 Wib.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Khoirul Umam saat melakukan orasi di atas sound sistem secara tegas mengatakan bahwa pihaknya juga memiliki persepsi yang sama yakni juga menolak adanya kenaikan harga BBM.

“Kita satu persepsi, yaitu menolak kenaikan BBM yang sudah di putuskan pemerintah pusat,” ungkap Khorul Umam, saat orasi di atas sound sistem demonstrasi di depan Gedung DPRD Pamekasan, Selasa (06/09/2022).

Wakil ketua DPRD dari Fraksi PKB itu menyebut bahwa kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM saat ini bukanlah waktu yang tepat. Karena kondisi masyarakat saat in masih pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

โ€œKami ingin pulih lebih cepat, tetapi malah harga BBM malah naik. Kami atas nama DPRD Pamekasan meminta dengan hormat kepada bapak Presiden untuk mencabut keputusan atas kenaikan harga BBM, karena pasti akan berdampak kepada masyarakat kecil,” paparnya.

Pihaknya siap mengawal tuntutan massa aksi untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat agar segera ditindak lanjuti.(riz)