
Probolinggo – Untuk meningkatkan imun, susu kambing olahan warga asal Probolinggo laris manis di buru pembeli. Dalam sebulan omsetnya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Animo masyarakat terhadap susu kambing ini lumayan tinggi.
Saat ini susu kambing olahan Prof Farm milik Faisal Huda, 45 tahun, warga Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo banyak diminati pembeli. Susu kambing ini bermacam-macam varian rasa. Mulai dari rasa original, stroberi, coklat, hazelnat, vanila, hingga melon.
Dalam kemasasan 250 CC, harga sukam rasa-rasa terjual dengan harga 15 ribu rupiah.
Saat pandemi Covid-19, peminat susu kambing meningkat drastis, karena banyak yang percaya bisa meningkatkan imun tubuh. Tingginya minat masyrakat sehingga dalam sebulan bisa menjual 1.500 liter dan beromset sekitar 20 juta rupiah.
Rasa susu kambing yang gurih, berprotein tinggi membuat para pembeli menyerbunya. Susu kambing ini sudah terkirim pada berbagai daerah baik lokal Probolinggo bahkan luar kota. Seperti ke Jakarta, Surabaya, Kalimantan dan Malang.
Ide awal memproduksi sukam ini sejak awal Covid-19 atau sekitar 2 tahun silam saat ia mengundurkan diri dari pekerjaanya di hotel bali. Kecintaanya dan hobi terhadap kambing, kemudian mereka memulai mencari usaha yang bisa menghasilkan dari hobinya tersebut.
Untuk menghasilkan susu kambing berkualitas pemilik sengaja memilih indukan hasil persilangan dari kambing Saanen dan Etawa atau yang dikenal dengan istilah Sapera. Untuk menghilangkan bau prengus, kambing perah tersebut sengaja mendapatkan asupan pakan yang imbang kandungan nutrisi dan cenderung ke pakan kering.
Tidak hanya berkah dari susu olahan saja, bibit kambing sapera ini juga mulai terlirik masyrakat untuk budidaya.
Dan saat ini di Kabupaten Probolinggo sudah ada 7 peternak kambing yang bermitra dengan faisal huda ini. (as)







