Connect with us

Jawa Timur

Probolinggo – Rumah Anak Hasan Aminuddin Turut di Geledah

Diterbitkan

pada

Probolinggo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penggeledahan di rumah 2 anak Hasan Aminuddin. Kedatangan Tim KPK mencari bukti tambahan terkait dugaan kasus jual beli jabatan PJ Kepala Desa, yang menyeret Bupati Probolinggo dan suaminya menjadi tersangka.

Suasana rumah anak Hasan Aminuddin yang di geledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkait, dugaan kasus jual beli jabatan PJ Kepala Desa. Kedatangan lembaga penyidik Antirasuah itu mencari barang bukti tambahan, Sabtu kemarin.

Dua rumah anak Hasan Aminuddin, yakni, Zulmi Noor Hasani Dini,tinggal di  Jalan Imam Bonjol Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Penggeledahan di rumah Dini maupun Zulmi, pada hari yang sama, pertama di rumah Dini , selanjutnya penggeledahan oleh Tim KPK di rumah Zulmi, belum mengetahui apa yang KPK dapat di rumah tersebut.

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakulan penggeledahan di rumah 2 anak Hasan Aminuddin berjalan hingga 4 jam lamanya. Setelah keluar dari rumah Zulmi KPK terlihat membawa keluar satu koper yang belum tau apa isinya.

Koper yang KPK bawa langsung KPK naikkan ke bagasi salah satu mobil warna hitam tersebut. Ada 2 mobil yang membawa petugas KPK saat melakukan penggeledahan.

Sementara itu, penjagaan ketat oleh polisi yang. Siapapun tidak boleh masuk ke dalam area rumah itu. Para awak mediapun hanya bisa mengambil gambar dari luar pintu gerbang saja.

Selanjutnya, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), langsung bergegas meninggalkan kediaman rumah Zulmi. Membawa barang bukti 1 koper yang belum tahu apa isi dalam koper itu. Karena, tak satupun petugas KPK memberikan komentar pada awak media.

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya. Hasan Aminuddin, anggota DPR RI Partai Nasdem dan 18 orang ASN yang menjadi tersangka atas dugaan kasus jual beli jabatan PJ Kepala Desa di Kabupaten Probolinggo.(as)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Bencana Angin Kencang Melanda Wilayah Jember, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Diterbitkan

pada

Pohon tumbang menimpa sebuah mobil yang diparkir di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Jember, Rabu (27/10/2021). (ANTARA/Zumrotun Solichah)

Jember – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan bencana angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang terjadi di 10 lokasi yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu siang hingga sore hari.

“Sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi akibat angin kencang dan salah satunya di Jalan Ahmad Yani Jember yang menimpa sebuah mobil yang diparkir di tepi jalan,” katanya di Jember.

Berdasarkan data, lokasi pertama pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari yang menutup sebagian akses jalan raya setempat, kemudian lokasi kedua di Jalan Ahmad Yani terdapat sebuah pohon trembesi berdiameter 80 cm tumbang menimpa mobil hingga mengalami rusak sedang.

Lokasi ketiga di Jalan Sumatera yang berada di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, selanjutnya lokasi keempat di depan ruang terbuka hijau di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.

Pohon tumbang juga terjadi di depan SMA Negeri 5 Jember yang berada di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Lokasi keenam di Jalan Mohammad Yamin di depan Perumahan Taman Anggrek yang berada di Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates.

Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari; Desa Pontang di Kecamatan Ambulu, Desa Garahan di Kecamatan Silo, dan lokasi terakhir di Kelurahan/Kecamatan Patrang.

“Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil di Jalan Ahmad Yani dan beberapa lokasi lainnya, sehingga akses jalan kembali normal,” katanya.

Heru mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana angin kencang yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Jember tersebut, namun pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.

Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai angin kencang pada perubahan musim kemarau ke musim hujan, sehingga menghindari pepohonan yang cukup tinggi dan tempat-tempat yang mudah ambruk akibat angin kencang.

Sementara Kasat Samapta Polres Jember AKP Eko Basuki Teguh A mengatakan pihaknya membantu BPBD Jember untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil dan mengatur lalu lintas.

“Kondisi jalan berangsur normal setelah upaya petugas membersihkan pohon yang tumbang sekitar 30 menit karena kami langsung menuju lokasi bencana setelah mendapat laporan dari warga,” katanya.(antara/*)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: