Probolinggo – 216 Orang Warga Binaan Mendaptkan Remisi, 3 Orang Bebas

95

Probolinggo – Momen di hari ulang tahun (HUT)kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76. Rumah tahanan(rutan) kelas iib Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur. Memberikan remisi kepada 216 warga binaan, antara lain 3 orang bebas mendapatkan remisi umum II (RUII) siang tadi.

Suasana di dalan ruangan rumah tahan kelas IIB,Kraksaan,Probolinggo, di hari kemerdekaan Republik Indonesia, terlihat sangat khidmat  mengikuti acara  yang di lakukan secara  virtual pemberian remisi bagi warga binaan selama pandemi Covid-19.

Sejumlah warga binaan mendapatkan remsi di hari kemerdekaan RI, dengan jumlah total  dari pengusulan remisi umum yang di ajukan, sebanyak 219 orang. Namun hanya sebanyak 216 orang yang dapat remisi diantaranya 3 orang sudah bebas.

Dengan rincian tersebut, yang mendapatkan remisi 1 bulan sebanyak 49 orang, 2 bulan sebanyak 66 orang, 3 bulan sebanyak 68 orang, 4 bulan sebanyak 25 orang, dan 5 bulan sebanyak 8 orang.

Sementara itu, untuk remisi umum (RU II), langsung bebas sebanyak 3 orang. Yakni Andri Junianto, mendapatkan remisi 2 bulan langsung bebas, dengan kasus pencurian. Nur  Muhammad mendapatkan reemsi 3 bulan dengan kasus pencurian, dan Supandi juga mendapatkan remisi 2 bulan juga kasus pencuirian.

Pihaknya berharap supaya warga binaan yang mendapatkan remisi bebas, ikut berperan aktif dan berkelakuan baik di tengah tengah masyarakat. Dan tidak lagi melakukan kembali perbuatan yang melanggar hukum.

Meski masih pandemi Covid-19, kegiatan virtual tetap di lakukan dengan mematuhi protokol kesehatan ketat. Yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Selain itu, kepala rutan kelas IIB Kraksaan, Bambang Irawan, langsung memberikan remisi kepada perwakilan warga binaan. Rasa haru dan sujud syukur usai menerima remisi tersebut sambil mencium bendera merah putih.

Pihaknya sangat  senang sekali, karena bisa berkumpul  bersama keluarganya  kembali. Selama ia bebas tidak akan melakukan perbuatan yang melanggar hukum, ia akan men jalani kehidupan normal dan bekerja kembali. (as)