
Bangkalan – Seorang remaja Moh. Syarifin atau di kenal Ipin diketahui sedang duduk santai bersama tiga orang saudara yang masih bocah di rumahnya Desa Longkek Kecamatan Galis Bangkalan.
Selain itu Ipin juga menjaga dan merawat sang ibu, karena tidak bisa beraktivitas akibat menderita orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ ).
Ipin mengurus segala kebutuhan keluarga menggantikan posisi sang bapak, karena sang kepala keluarga sedang menjalani proses hukum. Karena menjaga keluarganya, remaja umur enam belas tahun terpaksa putus sekolah.
Kementrian Sosial, Tri Rismaharini, bersama rombongan mendatangi langsung guba mengetahui kondisi keluarga ipin di rumahnya desa longkek galis bangkalan minggu tadi.
Berdasarkan hasil temuan dilapangan, bahwa penyakit yang diderita orang tua ipin tidak begitu parah dan bisa disembuhkan. Sementara Ipin, selain tetap bisa bersekolah, ia juga diberikan usaha sesuai dengan kemampuanya.
Namun yang paling penting orang tua Ipin ( Saidah ) bisa cepat sembuh dari penyakitnya, dan bisa kembali merawat anak- anaknya. (ab)







