
BLITAR – Pria meninggal di dalam mobil di Jl Sudanco Soepriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, diduga bunuh diri.
Pihak penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota, sampai saat ini masih melakukan proses mencocokan bukti pendukung serta kesesuaian analisa serta hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dugaan awal bunuh diri. Namun masih kami belum bisa pastikan adanya tindak pidana dalam peristiwa ini,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Senin (19/9/2022).
Pihaknya juga belum menjelaskan secara rinci soal dugaan korban bunuh diri. Argo masih menunggu hasil pencocokan bukti pendukung dengan kesesuaian analisa dan hasil olah TKP dilapangan
“Setelah sudah ada kecocokan bukti pendukung dengan bukti lapangan, nanti bakal kita update lagi perkembanganya,” ujarnya.
Argo mengatakan, untuk identitas korban sesuai dengan KTP yang ditemukan dilapangan, yaitu Korban, Oke Setia Wibawa, warga Desa Gempolan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.
Diperkiraan korban dari Kediri berangkat kerja ke kantornya yang ada di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.
“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi dan jenazah korban hari Sabtu yang lalu dibawa pulang ke Kediri,” katanya.
Argo menambahkan, dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal akibat sesak napas dan mengalami luka bakar.
Sebelumnya, warga sekitar Jl Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, digemparkan dengan adanya peristiwa orang meninggal dunia di dalam mobil, Sabtu (17/9/2022).
Mobil minibus warna putih dengan Nopol S 1879 VD tiba-tiba berhenti mendadak di tengah jalan, dijalur utama yang menghubungkan Blitar-Malang.
Warga yang melihat mobil yang melaju dari arah barat menuju ke timur itu berhenti mendadak dan mengeluarkan asap di tengah jalan.
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang dari dalam mobil, antara lain, satu kardus air mineral, rokok, korek, botol air mineral diduga bekas isi BBM, dan dompet.(sk)







