Pria di Blitar Olah Limbah Tongkol Jagung Jadi Pakan Ternak Bernilai

BLITAR, MADU TV – Seorang pria di Kabupaten Blitar mampu memanfaatkan limbah tongkol jagung menjadi pakan ternak yang memiliki nilai jual tinggi. Selain mampu mengurangi pencemaran lingkungan, usaha pakan ternak juga mendatangkan pendapatan jutaan rupiah dalam setiap bulannya.

Limbah tongkol jagung biasanya hanya dibuang begitu saja. Namun, di tangan Musyafa Yajid, limbah tongkol jagung ini justru mampu disulap menjadi pakan ternak sapi dan kambing. Berawal dari keprihatinan akan banyaknya limbah tongkol jagung yang mencemari lingkungan di sekitar rumahnya, dengan kerja keras, bapak tiga anak tersebut menyulapnya menjadi pakan ternak yang memiliki nilai jual tinggi.

Meskipun awalnya diremehkan oleh tetangganya, hal itu tidak membuat seorang pria asal Kecamatan Srengat itu patah semangat. Kini sudah dua tahun berjalan, pakan ternak yang terbuat dari limbah tersebut telah laku di berbagai daerah kota besar.

Proses pembuatannya sangat mudah, limbah tongkol jagung ini dihancurkan sampai lembut menggunakan mesin giling. Setelah menjadi serbuk yang halus, dimasukkan ke dalam karung untuk dikemas. Serbuk dari tongkol jagung ini banyak diburu oleh para peternak karena memiliki protein yang tinggi dan harga lebih murah. Dalam setiap bulannya, Musyafa Yajid ini mampu menjual 600 karung dengan harga 35 ribu rupiah per karungnya.

Selain mendapatkan penghasilan, usaha pakan ternak dari limbah tongkol jagung ini juga membantu mengurangi tingkat pencemaran lingkungan di sekitar rumahnya. Justru, pria tersebut mau membeli limbah tersebut dengan harga 3 ribu rupiah per karungnya.

Wartawan : Suko Ramadhan | Editor : Riaza Romy