Karawang – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meninjau kegiatan produksi di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Selasa, (15/2).
Pihaknya mengapresiasi kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang memiliki kualifikasi dan bersaing di tingkat global dalam memproduksi mobil untuk ekspor. Apresiasi tersebut disampaikan saat Presiden meninjau pencapaian produksi ekspor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang mencatatkan volume sebesar 2 juta unit mobil secara kumulatif.
Presiden memandang produk ekspor yang dihasilkan produsen di Indonesia akan bersaing dengan produk-produk lain dari negara-negara produsen mobil. Menurutnya, konsumen akan memilih suatu produk jika produk tersebut memiliki kualitas dan kualifikasi yang baik juga.
Presiden mengapresiasi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang terus mendorong ekspor mobil ke hampir 80 negara di 4 benua. Presiden juga senang karena tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) produk mobil yang dihasilkan Toyota telah mencapai lebih dari 75 persen.
Pada kesempatan tersebut, Presiden secara simbolis melepas ekspor perdana mobil Toyota Fortuner ke Australia dengan mengibarkan bendera start. Ekspor ke Australia ini menurut Presiden, merupakan langkah PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia mengambil peluang di tengah pandemi Covid-19.
Sementara itu, Menteri Perindustrian dalam laporannya mengatakan, industri pengolahan nonmigas mencatat pertumbuhan 3,67 persen sepanjang tahun 2021. Lebih tinggi dibandingkan dari tahun 2020 yang kontraksi minus 2,52 persen akibat pandemi. Secara khusus, industri otomotif tumbuh luar biasa pada tahun 2021, mencapai pertumbuhan dua digit yaitu 17,82 persen. (red)







