PPDBOnline Dinilai Gagal, Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi Didemo
Bekasi β Penyelenggaraan PPDB online tingkat SMP di Kota Bekasi, Jawa Barat, dianggap gagal oleh mahasiswa yang tengah melakukan aksi masa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat. Aksi unjukrasa bahkan sempat diwarnai kericuhan saat aksi protes digelar di depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Kemarahan mahasiswa dipicu bahwa sebanyak 9000 anak lulusan SD tidak bisa terakomodir untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Negeri Tingkat Menengah Pertama. Dimana pada tahun 2022 ini lulusan Sekolah Dasar sebanyak 44 ribu 640 anak. Sementara Kota Bekasi hanya memiliki kuota di SMP Negeri sebanyak 13 ribu 856 anak.
Dalam aksinya para mahasiswa mempertanyakan kuota sisa ribuan calon siswa yang diduga dilakukan melalui jalur fiktif. Mahasiswa menilai telah menemukan berbagai dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan PPDB online. Diantaranya manipulasi jarak pada jalur zonasi yang diduga dimainkan operator, jalur afirmasi juga diduga dimanipulasi dan dimanfaatkan oleh keluarga kaya dan tidak transparannya kursi tersisi di masing masing sekolah.
Mahasiswa mendesak pemerintah Kota Bekasi khususnya Dinas Pendidikan memberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan terhadap 9 ribu anak yang hingga kini belum di akomodir. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi mahasiswa akan terus mlakukan aksi setiap hari hingga para calon siswa yang terancam putus sekolah bisa diakomodir.







