Polisi Mengamuk di Perumahan Elit Bekasi, Pasca Tanah Orang Tuanya Diserobot

105
Polisi Mengamuk di Perumahan Elit Bekasi, Pasca Tanah Orang Tuanya Diserobot

Bekasi – Dengan berseragam lengkap dinas kepolisian, sosok Brigadir Kepala bernama Madi, mengamuk di depan perumahan elit kawasan Jatiwarna, Pondok Melati, Kota Bekasi. Dengan lantang dan perasaan sedih, anggota Provos yang bertugas diwilayah hukum Polres Jakarta Timur ini meluapkan kekesalannya pasca tanah orang tuanya diduga diserobot pengembang. Ia mendesak pihak pengembang perumahan elit ini dan beberapa oknum makelar tanah untuk mengembalikan haknya.

Bripka Madi menilai lahan tanah milik orang tuanya atas nama Tonge Bin Nyimin di dua objek girik diduga telah diserobot dan diperjual belikan. Padahal menurutnya atas hukum sah berupa girik di nomor c 815 masih utuh belum ada pemecahan dan diduga seluas 2954 meter telah diserobot oleh pihak perumahan elit. Sementara girik c 191 seluas 3600 meter diduga telah diserobot oleh oknum makelar tanah.

Kasus penyerobotan tanah orang tuanya telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, namun hal itu menemukan kebuntuan karena tidak mendapatkan respon baik meskipun dirinya pelapor adalah anggota polri. Justru menurut Bripka Madi laporannya di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro seolah dipermainkan. Bripka Madi berharap segenap penegak hukum dari Satgas Mafia Tanah bisa menyelidiki kasus penyerobotan lahan miliknya.