Connect with us

Blitar

Polisi Gelar Rekonstrusi Kasus Pembunuhan Seorang Penjual Jamu Keliling

Diterbitkan

pada

Blitar – Tim unit reskrim polres Blitar menggelar rekontruksi kasus pembunuhan seorang wanita penjual jamu keliling. Ia terbunuh oleh suaminya sendiri. Sedikitnya terdapat sebanyak 45 adegan yang pelaku peragakan. Mulai awal tersangka cekcok dengan korban, kemudian tersangka memukul pelipis korban dengan menggunakan alu, hingga akhirnya tersangka kabur melarikan diri.

Rekontrusi kasus pembunuhan terlaksana atas kasus yang menimpa Elfi Novianti seorang penjual jamu keliling, Senin siang. Elfi adalah warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Terdapat sebanyak 45 adegan diperagakan oleh tersanga yang tak lain adalah merupakan suami korban sendiri. Yakni, Sukisno 55 tahun. Mulai dari tersangka terlibat cekcok dengan korban, lalu saat korban tertidur lelap tersangka memukul pelipis korban dengan menggunakan alu, hingga akhirnya tersangka kabur dan tertemukan tak sadarkan diri berada di dasar sungai.

Kasat reskrim polres Blitar AKP Andrian Yudo mengatakan, tujuan rekontruksi kali ini adalah untuk melengkapi berkas penyidikan. Selain dari kepolisian turut hadir juga dari pihak kejaksaan untuk memantau langsung jalanya rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut.

Seperti informasi sebelumnya, pada awal bulan Oktober yang lalu, warga Garum gempar dengan kejadian pembunuhan yang menimpa seorang penjual jamu keliling. Terbunuh oleh suaminya sendiri. (sr)

Continue Reading
Advertisement

Blitar

Hama Petek Serang Ribuan Batang Tanaman Cabai

Diterbitkan

pada

Sumber : Hasil tangkap layar Youtube Redaksi Madu TV

Blitar – Di balik harga cabai yang melambung tinggi, petani justru mengeluh akibat tanaman cabainya banyak terserang hama petek. Petani terancam merugi sebab cabai yang seharusnya bisa dipanen justru busuk dan mengering di pohon.

Harga cabai di pasaran melambung tinggi yang sebelumnya hanya kisaran Rp. 10.000 hingga Rp. 12.000 per kilogram, kini menyentuh harga Rp. 55.000 per kilogram.

Namun, harga cabai tersebut tidak sepenuhnya membuat petani cabai di Kabupaten Blitar bahagia. Pasalnya  ribuan batang tanaman cabai terserang hama petek.

Sugianto, petani asal Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar mengatakan serangan hama cabai ini terjadi sejak sebulan terakhir menyebabkan cabai busuk dan mengering. Akibatnya cabai tidak bisa dipanen dan kondisi ini membuat petani resah karena terancam gagal panen.

Untuk mengurangi kerugian, cabai yang masih berwarna hijau terpaksa harus dipanen dini, karena jika terlambat akan busuk dan kemudian rontok. Petani menduga hama cabai petek terjadi akibat cuaca akhir – akhir ini.

Sugianto juga mengeluhkan kondisi ini, pasalnya 5.000 batang pohon cabai miliknya hampir 90 persen mati terserang hama patek. Dirinya  sempat berupaya mengobati tanaman yang terkena hama namun tidak membuahkan hasil. Bahkan ia berencana mengganti tanaman cabai miliknya dengan tanaman lain yang lebih menguntungkan. (sr)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: