
YAHUKIMO, Papua – Kepolisian Daerah Papua (Polda Papua) terus berupaya keras dalam penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo dan Puncak. Serangan yang dipimpin oleh Egianus Kogoya beberapa waktu lalu telah menimbulkan korban jiwa yang sangat disayangkan, namun aparat keamanan tidak akan tinggal diam.
Pada serangan tersebut, sebanyak 13 orang ditemukan tewas sementara 82 lainnya berhasil selamat. Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Mathius D. Fakhiri, mengonfirmasi bahwa pencarian korban serangan KKB di Kabupaten Yahukimo masih terus berlangsung. Total 95 warga telah dievakuasi oleh aparat keamanan, dengan 13 di antaranya menjadi korban jiwa, sedangkan 82 lainnya selamat dari tragedi tersebut.
Mathius menjelaskan bahwa aparat keamanan akan terus menyisir lokasi kejadian berdasarkan keterangan dari korban yang selamat. Ia berharap semua korban dalam serangan KKB ini dapat segera ditemukan dan menerima perlindungan yang layak.
Kapolri Papua juga telah meminta kepada Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo untuk menyiapkan langkah-langkah hukum yang tepat. Proses hukum ini akan dilakukan dengan cermat dan hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan yang tidak diinginkan.
Sebelumnya, aparat TNI-Polri berhasil menemukan 6 jenazah korban serangan KKB di Yahukimo. Jenazah tersebut ditemukan setelah aparat menerima laporan dari keluarga korban yang belum ditemukan. Ini adalah bukti nyata dari komitmen aparat keamanan dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan kepada korban.
Selanjutnya, aparat kembali melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang pada Jumat (27/10) dan berhasil menemukan 6 jenazah tambahan di lokasi yang jauh dari penemuan sebelumnya. Ini adalah langkah positif dalam penegakan hukum terhadap KKB yang telah meresahkan daerah tersebut.
Serangan KKB terhadap pendulang emas di Kabupaten Yahukimo adalah tindakan keji yang harus dihentikan. Polda Papua bersama dengan aparat keamanan lainnya bertekad untuk membawa para pelaku keadilan dan memastikan agar masyarakat dapat hidup dalam keadaan aman dan tenteram. Semoga langkah-langkah ini dapat membawa keadilan kepada korban dan memastikan perdamaian di daerah tersebut.







