PERINGATI HAKORDA, KELOMPOK LSM DI NGANJUK GELAR DEMO KE BEBERAPA INSTANSI

139

NGANJUK – Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat Garda Anti Korupsi dan Ketidakadilan atau LSM GAKK menggelar aksi unjuk rasa ke beberapa instansi di Kabupaten Nganjuk pada Kamis (8/12/2022) siang.

Kelompok LSM GAKK tersebut berorasi disertai dengan pertunjukan reog dan menuntut sejumlah permasalahan di Kabupaten Nganjuk. Salah satunya, bonus anggaran atlet pemenang cabor angkat berat di event Porprov Jatim 2022 yang belum diberikan dari 4 bulan lalu.

Sebagai ungkapan kekecewaan, atlet pemenang medali perunggu cabor angkat berat Porprov Jatim 2022 tersebut mengembalikan medalinya lewat Sekretaris LSM GAKK kepada Plt Kepala Disporabudpar Nganjuk saat berlangsungnya aksi unjuk rasa.

Sementara itu, menurut Plt Kepala Disporabudpar Nganjuk Gunawan Widagdo menjelaskan, bahwa bonus anggaran yang dijanjikan kepada pemenang di event Porprov Jatim 2022 ini merupakan kewenangan dari Koni Nganjuk. Namun dikarenakan aturan, sehingga badan anggaran memberikan dana hibah satu kali dan hanya diperuntukkan untuk gelaran Porprov Jatim.

Dikarenakan dana hibah yang tak dapat diberikan dua kali. Atas pertimbangan itu, badan anggaran menganggarkan ke Disporabudpar Nganjuk untuk pemuda berprestasi meliputi bidang olahraga. Namun tidak mencangkup bonus atlet. Berpapasan dengan peraturan bupati yang lama, tak menyebut bonus atlet senilai 20 juta. Maka dari hal itu, Disporabudpar merubah keputusan bupati yang memerlukan waktu.

Saat ini, perubahan Bupati telah diperbarui. Plt Kepala Disporabudpar Nganjuk memastikan dapat menyerahkan bonus anggaran teruntuk atlet pemenang di event Porprov Jatim 2022 di bulan Desember 2022 ini.

Selain menggelar aksi unjuk rasa terkait bonus atlet Porprov tersebut, LSM GAKK juga melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Nganjuk dan menuntut sejumlah permasalahan di Kabupaten Nganjuk.