spot_img
Jumat, April 24, 2026
Beranda Kediri Pengosongan Rumah Diwarnai Aksi Tegang Satu Mahasiswa Sempat Pingsan

Pengosongan Rumah Diwarnai Aksi Tegang Satu Mahasiswa Sempat Pingsan

308

Kediri – Penolakan mahasiswa dan warga terhadap petugas Satpol PP Provinsi Jawa Timur yang akan melaksanakan pengosongan di Perumahan Persada Sayang, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, terjadi ketegangan.

Pengosongan rumah warga sekitar 20 kepala keluarga ini dilakukan untuk perluasan Rumah Sakit Daha Husada yang dimiliki oleh Pemprov Jatim. Mahasiswa terlibat adu mulut dengan petugas gabungan, bahkan terjadi adu dorong antara mahasiswa dan petugas saat petugas akan membuka pintu pagar rumah warga Persada Sayang.

Seorang mahasiswi nyaris pingsan dan menangis histeris karena petugas memaksa masuk untuk melaksanakan pengosongan rumah. Di bawah pengawalan petugas gabungan, petugas Satpol PP Provinsi kemudian melaksanakan pengosongan rumah-rumah warga. Pintu yang dikunci oleh pemiliknya dibongkar paksa.

Seluruh isi dan perabotan warga dibawa keluar dari dalam rumah untuk dipindahkan, sementara rumah dilakukan penyegelan oleh petugas Satpol PP Provinsi Jatim. Kuasa hukum warga mengatakan bahwa pengosongan rumah-rumah warga seharusnya ditangguhkan, karena pihaknya sudah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Kota Kediri, dan sidang perdana akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 7 Juni.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Daha Husada mengungkapkan bahwa pengosongan rumah-rumah warga Persada ini dilakukan untuk perluasan rumah sakit. Pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan hingga surat peringatan, namun warga bersikeras sehingga proses pengosongan dilakukan hingga hari ini.