
PONOROGO – Kebakaran hebat yang terjadi di tengah sawah Ponorogo telah mengguncang warga sekitar, namun juga menunjukkan kebesaran hati dan kerja sama yang luar biasa dalam upaya memadamkan api yang melahap rumah pemiliknya, Sri Weni, yang berusia 45 tahun, dan menyebabkan beliau meninggal dunia.
Kejadian tragis ini pertama kali diketahui oleh dua tetangga, Triyono dan Budi, sekitar pukul 14.30 WIB. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), mereka mendengar teriakan dari dalam rumah, tetapi pintu rumah sudah dikunci dari dalam. Meskipun api sudah berkobar, mereka dengan penuh keberanian berusaha mendobrak pintu, namun upaya mereka tidak membuahkan hasil. Kebesaran api membuat keduanya tak berani melanjutkan usaha mereka.
Dengan cepat, kejadian kebakaran ini dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Sampung. Warga sekitar yang berkumpul di TKP berusaha untuk membantu dengan mendatangkan air guna memadamkan api, berjuang bersama-sama dengan alat-alat seadanya.
Anggota Polsek Sampung, IPTU Agus Suprianto, segera mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo untuk memadamkan kobaran api yang semakin meluas. Dua unit pemadam kebakaran dari Pemkab Ponorogo datang dan segera melakukan upaya pemadaman serta pembasahan.
Dalam usaha yang gigih dan terkoordinasi dengan baik, akhirnya api berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, tragisnya, pemilik rumah, Sri Weni, telah meninggal dunia dalam kebakaran tersebut. Jenazah beliau kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.
Selain kerugian jiwa yang sangat menyedihkan, pemilik rumah juga mengalami kerugian materi sekitar 50 juta rupiah. Meskipun berita ini menghadirkan duka yang mendalam, kisah keberanian dan kerja sama warga dalam upaya memadamkan api memberikan gambaran nyata tentang kekuatan komunitas di saat-saat sulit. Semoga Sri Weni beristirahat dengan tenang, dan semoga para warga yang berjuang bersama dalam upaya penyelamatan ini mendapat dukungan dan kekuatan dalam menghadapi peristiwa yang menggetarkan ini.







