Sidoarjo – Safari Ramadhan 1443 Hijriyah dilakukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, dengan mendatangi masing-masing MWCNU se-Sidoarjo. Kali ini, berada di MWCNU Wonoayu, yang ditempatkan di Masjid An-Nur Desa Pilang.
Ada tiga poin penting yang dibawa PCNU Sidoarjo dan disampaikan ke pengurus MWCNU Wonoayu yaitu pedoman kerja, rekomendasi dan program kerja. Di mana ketiga poin tersebut merupakan hasil musyawarah kerja 1 PCNU Sidoarjo.
Program kerja pertama yakni Lazisnu tentang pelayanan online bagi donatur hingga pelatihan tentang ZIS profesional. Program kerja kedua adalah lembaga pendidikan ma’arif yaitu mendampingi sekolah, madrasah yang direncanakan menjadi pilot projek terwujudnya sekolah atau madrasah unggul dan memberikan reward bagi kepala sekolah yang berprestasi. Dan program kerja ketiga yaitu lembaga dakwah Nahdlatul Ulama tentang digitalisasi dakwah dan penguatan da’i NU di perumahan.
Wakil Sekretaris PCNU Sidoarjo Mahir Amin mengingatkan kepada pengurus NU, baik di tingkat MWC hingga ranting, agar mewaspadai adanya kelompok intoleran atau radikalisme, yang dinilai sangat membahayakan karena ideologinya tidak sesuai dengan ajaran aqidah ahlussunnah wal jamaah.
Dalam rekomendasi lain yang dibawa PCNU Sidoarjo yakni dalam peringatan Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo diminta untuk menginstruksikan kepada seluruh jajaran di bawahnya agar melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo diminta untuk mengusulkan kepada pemerintah pusat agar nama bandara udara di Sidoarjo diganti menjadi nama Abdurrahman Wahid.(mk)







