PCNU Bersama Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia Gelar Apel Dengan Memakai Baju Adat Jawa

Nganjuk – Peringati hari wayang nasional, lembaga seni budaya muslim Indonesia, menggelar apel dengan mengenakan baju khas adat jawa, di halaman kantor PCNU Kabupaten Nganjuk. Selain mengenakan baju khas adat jawa, seluruh proses apel ini, juga menggunakan Bahasa Jawa. Kegiatan apel ini, merupakan bentuk penghargaan dalam memperingati hari wayang nasional, yang jatuh pada tanggal 7 november tahun 2021 ini.

Dalam rangka memperingati hari wayang nasional, lembaga seni budaya muslim Indonesia nahdlatul ulama Kabupaten Nganjuk, menggelar apel unik, di halaman kantor PCNU Desa Jali Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Uniknya, para peserta apel, mengenakan baju khas adat jawa, lengkap beserta pernak pernik tokoh pewayangan.selain itu,semua prosesi apel, juga menggunakan bahasa jawa, mulai dari petugas apel hingga pembaca doa.

Apel oleh puluhan seniman muslim, baik dari pelajar, mahasiswa, dan penggiat seni ini, berlangsung dengan khidmat. Para pesertanya pun, mengenakan baju tradisional yang biasanya untuk pertunjukan wayang orang. Beberapa di antara peserta membawa wayang.

Dalam apel ini,juga dibacakan Tri Sabda Krida Bhakti seniman budayawan Indonesia atas bimbingan kyai, yang berisi sebagai budayawan muslim indonesia mengagungkan dan menjunjung tinggi seni budaya tradisi, melestarikan seni budaya tradisi, serta mengembangkan seni budaya tradisi nusantara.

Ketua tanfidziah PCNU Kabupaten Nganjuk, KH Hasyim Afandi, menjelaskan alasan mengenakan pakaian tradisional. Kegiatan apel ini merupakan wujud kearifan lokal,yang yang tidak menyimpang dari ajaran islam. Sedangkan makna dari apel ini, merupakan bentuk apresiasi Nahdlatul Ulama terhadap budaya lokal. Yang nilai-nilai di dalamnya sesuai dengan keislaman  dan tetap harus berkambang. Meski baru pertama kali gelar, namun pihaknya merasa bangga dapat menggelar acara tersebut untuk mempertahankan nila- nilai budaya di Indonesia.

Kegiatan ini, dapat menjadi motivasi bagi para seniman. Untuk lebih banyak berkiprah dan meningkatkan kreativitas dalam melaksanakan dakwah islam melalui seni budaya. (sh)