PBNU  Ingin Menjadi Role Model Lembaga Amil Dunia

PBNU  Ingin Menjadi Role Model Lembaga Amil Dunia

Jakarta – Ketua LazisNU  PBNU , Nahdlatul Ulama  Hasan Al Bahar atau akrab disapa Nahdlatul Ulama , berharap agar lembaga yang dipimpinnya dapat menjadi tauladan dan model yang dapat dicontoh dalam pengelolaan amil, zakat, infaq dan sedekah.

Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Harapan itu disampaikan Nahdlatul Ulama  sesaat setelah kegiatan silaturahmi LazisNU  se-dunia, pada Kamis, 28 Juli 2022 yang diselenggarakan di lantai 5 gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Nahdlatul Ulama  menyebutkan, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi kemasyarakatan Islam dengan jumlah pengikut terbesar di Indonesia yang pengikutnya pun tersebar di sejumlah negara.

Melihat potensi itu, Nahdlatul Ulama  menilai bahwa LazisNU  PBNU  seyogyanya dapat mengelola itu secara optimal yang tujuannya dapat membawa maslahat yang lebih luas lagi.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua LazisNU  PBNU  Qohari Cholil menyampaikan bahwa forum silaturahim itu juga menjadi ajang bertukar pikiran, masukan dan gagasan dari seluruh pengurus LazisNU  yang tersebar di indonesia maupun mancanegara.

Menurutnya, sejumlah masukan dan saran itu bermuara pada keseragaman kebijakan serta tata kelola yang kemudian bisa menjadi pedoman bagi seluruh pengurus LazisNU  di seluruh tingkatan.

Pada kesempatan itu, Nahdlatul Ulama  menyampaikan apresiasi kepada rois aam PBNU, Kiai Haji Miftachul Achyar, Ketua Umum PBNU Kiai Haji Yahya Cholil Staquf serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana secara optimal.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut selain dihadiri oleh sejumlah fungsionaris LazisNU  PBNU, turut hadir juga Ketua PBNU, Chairul Sholeh Rasyid. Sebagai informasi, kegiatan tersebut digelar secara daring dan luring. Sedikitnya 200 pengurus LazisNU  dari dalam dan luar negeri turut hadir mengikuti kegiatan tersebut secara daring.