Pasuruan – Program percepatan vaksinasi secara serentak oleh Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, melalui komando teritorial di jajaran Kodam V Brawijaya terus ditekankan hingga dua juta vaksin harus dapat terlaksana demi memenuhi target pemerintah. Khususnya di wilayah Provinsi Jawa Timur.
Pelaksanaan serbuan vaksin secara serentak di lingkup pesantren kali ini terlaksana di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Sebanyak tujuh ratus lima puluh santri mendapatkan suntik vaksin dosis pertama guna percepatan penanganan Covid-19 di wilayah teritorial Pasuruan.
Upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19 ini dapat terlaksana atas sinergitas tiga pilar yang ada di Pasuruan. Baik di kota maupun kabupaten. Melalui serbuan vaksinasi secara serentak tersebut, terutama di kalangan pondok pesantren di wilayah teritorial Kodim 0819 Pasuruan mendapatkan respon positif dari jajaran Forkopimda Pasuruan. Salah satunya dari Wakil Bupati Pasuruan, Kiai Haji Mujib Imron.
Kiai Haji Mujib Imron menerangkan bahwasannya vaksinasi di ponpes tersebut merupakan program pemerintah. Gus Mujib juga menyampaikan saat ini angka kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan khususnya sudah memasuki zona oranye.
Lebih lanjut, Wabup Pasuruan mengajak kepada para santri untuk bersama mengendalikan penyebaran Covid-19. Dengan cara selalu menerapkan 5M. Memakai masker, mencuci tangan di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi yang tidak perlu. (red)







