Pastikan Perlindungan Bagi Para Pekerja Imigran Bupati Lakukan Dialog Dengan Menaker

51

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, DRS. Maryoto Birowo, MM, bersama Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Ida Fauziyah, M.Si, hadir dalam sebuah dialog interaktif yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Pagersari, Kecamatan Kalidawir, pada Jumat, 22 September 2023. Dialog yang melibatkan calon pekerja migran Indonesia (PMI) purna, keluarga, anak pekerja migran Indonesia, serta tokoh agama dan masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan program pemberdayaan pekerja migran Indonesia melalui Desmigratif.

Bupati Maryoto Birowo dan Menteri Ida Fauziyah turut didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, seperti Plt. Dirjen Hayani Rumondang, Staff Khusus Titik Masuda dan Hindun Annisa, Dir. Bina Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Bina P2PM) Rendra Setiawan, SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, DRS. Sukaji, M.Si, Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letkol CZQ. Nooris Agus Rinanto, S.I.P, Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung Ahmad Muchlis, SH, Camat Kalidawir, Forkopimca Kecamatan Kalidawir, serta keluarga pekerja migran Indonesia.

Dialog interaktif ini menjadi sarana penting untuk memastikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja migran Indonesia dan keluarga mereka melalui kerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung, DRS. Maryoto Birowo, MM, mengungkapkan bahwa Tulungagung adalah salah satu wilayah pengirim pekerja migran Indonesia (PMI) yang signifikan. Data penempatan PMI dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BNP2MI) menunjukkan bahwa lebih dari 6 ribu PMI berasal dari Tulungagung setiap tahunnya. Hal ini mencerminkan bahwa pekerjaan di luar negeri masih menjadi pilihan utama masyarakat Tulungagung.

Penempatan besar PMI ini tidak hanya memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi pengangguran di Kabupaten Tulungagung, tetapi juga sebagai penyumbang utama dalam pengiriman remittensi, yaitu pengiriman uang dari luar negeri, ke Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan, Dr. Ida Fauziyah, M.Si, menekankan pentingnya perlindungan bagi PMI dan keluarga mereka dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja migran. Beliau mengatakan, “Kerja sama antara pemerintah daerah dan Kementerian Ketenagakerjaan adalah kunci dalam mewujudkan perlindungan yang lebih baik bagi PMI. Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam mengembangkan program pemberdayaan dan meningkatkan kualitas hidup PMI dan keluarga mereka.”

Dengan semangat yang penuh optimisme, dialog interaktif ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia serta mengukuhkan peran Tulungagung sebagai salah satu pengirim PMI terkemuka di Indonesia.