
Ketua harian KONI Papua Barat, Daud Indou, di Manokwari, menyatakan bahwa optimisme Papua Barat di PON XX sudah teruji dengan merebut tiket pada Pra PON lalu. “Jadi 25 cabor Papua Barat bukan didaftarkan, tapi penuh perjuangan merebut kemenangan di Pra PON sebagai tiket masuk PON XX 2021,” ujar Daud Indou.
Ia mengatakan 242 atlet Papua Barat akan turun pada 119 nomor di 25 cabang olahraga terpilih. Mereka punya potensi torehan medali. “25 cabor punya potensi medali. Hal tersebut karena terdorong oleh atlet dan ofisial yang sudah matang dari pemusatan latihan,” kata Indou.
Daud Indou juga mengharapkan dukungan motivasi dan doa lapisan masyarakat provinsi. Dengan begitu, 242 atlet Papua Barat bisa berlaga dengan sempurna.
“Kedatangan kami ke PON XX Papua sebagai penantang untuk mendulang kemenangan dari tuan rumah (Papua) dan provinsi lainnya,” tegas Daud Indou. Ia mengakui kontingen Papua Barat mulai bersiap dari pemusatan latihan masing-masing cabang olahraga ke klaster-klaster PON XX Papua. Yaitu, kabupaten/kota Jayapura, Timika, dan Merauke.
Daud menyebutkan 242 atlet Papua Barat akan bersaing di 25 cabang olahraga. Seperti renang, sofbol, kempo, muathay, menembak, panahan, pencak silat, hoki, senam laut.
“Atlet Papua Barat juga akan berkompetisi di cabang olahraga angkat berat, voli, bulu tangkis, dayung, layar, sepatu roda. Karate, tinju, tenis lapangan, bermotor, catur, sepakbola putri. Terjun payung, atletik, biliar, dan judo,” ujar Daud Indou. (Antara/hak/ed.zl)







