spot_img
Minggu, April 19, 2026
Beranda Jawa Timur Pangdam V Brawijaya Mengajak Media Hadapi Radikalisme

Pangdam V Brawijaya Mengajak Media Hadapi Radikalisme

225

Peran media massa menjadi semakin strategis. Tidak hanya memberikan informasi aktual dan faktual, namun juga sebagai filter terhadap berita-berita bohong yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekaligus meredam bibit-bibit radikalisme yang semakin terang-terangan meneror keberlangsungan NKRI.

Hal itu disampaikan Panglima Kodam V Brawijaya Mayjen Nurchahyanto pada Kamis (17/3) pagi dalam coffee morning yang dihadiri pimpinan media cetak, televisi, dan online di Jawa Timur.

Acara ini digelar sebagai ungkapan terima kasih dan penghargaan dari Kodam V Brawijaya kepada media. Di mana selama ini atas terbangunnya kerja sama yang baik dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

Mewakili profesi jurnalis, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Surabaya Luqman Rozaq menyambut baik ajakan Pangdam V Brawijaya untuk melawan radikalisme melalui penyediaan informasi yang benar. Karena itu, pengorganisasian media informasi menjadi penting dalam mengkonter dan melawan peredaran berita hoax. Terlebih dalam hal adanyaradikalisme yang marak di media sosial akhir-akhir ini.

Sementara, Ketua PWI Jatim Lutfi Hakim mengapresiasi peran prajurit Kodam V Brawijaya dalam penanganan Covid-19. Karenanya di puncak HPN tahun 2022 di Lamongan mendatang, PWI Jatim akan memberi HPN award pada Pangdam V Brawijaya atas kepeloporannya dalam penanganan Covid-19 di Jatim. (Pangdam V Brawijaya)