spot_img
Minggu, April 19, 2026
Beranda Jawa Timur Nganjuk – Pandemi Covid-19 Membuat Pedagang Bendera Mengalami Penurunan Omset

Nganjuk – Pandemi Covid-19 Membuat Pedagang Bendera Mengalami Penurunan Omset

257

Nganjuk – Pandemi Covid-19 yang belum berakhir membuat sepi pembeli bendera merah putih. Hal ini menyebabkan pedagang musiman bendera merah putih megalami penurunan omset yang signifikan, daripada tahun sebelum terjadinya pandemi Covid-19. Kendati demikian, pedagang bendera musiman yang datang dari luar Kabupaten Nganjuk tetap menjajakan bendera dengan berbagai model dan ukuran. Pada bulan Agustus ini sepanjang jalan protokol Kabupaten Nganjuk sepi pembeli, sehingga pedagang bendera musiman cenderung merugi. Tambah lagi, pedagang yang berasal dari luar kota harus mengeluarkan ongkos yang cukup mahal untuk perjalanan dan swab Covid-19.

Salah satu pedang bendera merah putih yang menjajakan dagangannya adalah Kurniawan. Ia menjajakan bendera merah putih pada sudut jalan Diponegoro Kabupaten Nganjuk. Ia berasal dari Garut bersama sejumlah teman-temannya sejak 21 Juli 2021 kamarin.

Kurniawan mulai berjualan pada pukul 06.00 WIB sampai pukul 16.30 WIB. Ia menawarkan harga tergantung dengan model dan ukuran bendera dengan harga berviariasi. Seperti bendera background, mulai dari 200 ribu hingga 250 ribu. Selain itu, ada bendera model persegi mulai harga 20 ribu hingga 50 ribu, bendera model umbul-umbul mulai dari harga 25 ribu hingga 50 ribu. Ada juga bendera dengan model bandir mulai dari harga 35 ribu hingga 50 ribu.

Kurniawan menduga sepinya minat pembeli ini karena situasi masih pandemi Covid-19. Sehingga, kegiatan masyarakat yang biasanya ramai menjadi sepi. Contohnya, kegiatan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia berupa karnaval, berbagai macam perlombaan, serta adanya sejumlah penyekatan sejumlah ruas jalan. Hal teersebut berpangaruh pada omsetnya, yakni sekitar 5 juta rupiah, padahal sebelum adanya pandemi Covid 19 omset yang ia peroleh dapat mencapai 20 juta rupiah.

Kendati demikian, Kurniawan mengaku telah memulai berjualan bendera musiman ini sejak 2011 di Kabupaten Nganjuk. Ia memilih mejajakan dagangannya di Kabupaten Nganjuk karena warga Nganjuk terbilang ramah kepada para pendatang sepertinya. Sementara itu, Apabila tidak ada kendala, Kurniawan bersama dengan teman-temannya akan berjualan bendera merah putih pada tahun 2021 ini sampai dengan tanggal 16 Agustus. Ia berharap agar pandemi Covid 19 segera berakhir, sehingga perekonomian kembali pulih. (sh)