Nganjuk – BPBD Nganjuk Droping Air Bersih pada Ratusan Warga Terdampak Kekeringan

84

Nganjuk – Kekeringan akibat dampak kemarau panjang di Kabupaten Nganjuk, mulai warga rasakan sejak sebulan terakhir. Sebanyak 915 warga, kesulitan mendapatkan air bersih, karena sumber mata air mereka mulai surut dan keruh. Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD Kabupaten Nganjuk melakukan droping 20 ribu liter air bersih setiap 2 hari sekali.

Musim kemarau panjang di Kabupaten Nganjuk mengakibatkan sejumlah desa mulai merasakan dampak kekeringan. Seperti yang terjadi di Desa Ngepung Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk ini. Sebanyak 358 kepala keluarga atau 915 jiwa di desa tersebut, mulai kesulitan mendapatkan air bersih sejak satu bulan terakhir. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga hanya mengandalkan sumber mata air di tengah hutan. Sebab, sumber mata air sumur sekitar rumah warga mulai surut dan keruh.

Meski kualitas air tidak layak  kosumsi,  karena kandungan minyak dan kapur tinggi. Warga tetap mengambilnya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,  seperti mencuci dan mandi.  Krisis air bersih ini, mulai warga rasakan sejak awal bulan Juli lalu. Sebab, dalam satu bulan terakhir, hujan sudah tidak turun lagi di desa mereka.

Dwiyana Bekti, Kepala Desa Ngepung menjelaskan, sebenarnya pemerintah daerah telah berupaya mengantisipasi bencana kekeringan. Membangun 2 sumur bor. Namun, setiap musim kemarau tiba, aliran air yang keluar dari sumur bor tersebut mengandung minyak dan tidak dapat warga konsumsi. Sehingga setiap musim kemarau tiba, warga hanya mengandalkan bantuan droping air bersih dari BPBD Kabupaten Nganjuk.

Sementara itu, Yuniati, Kepala Seksi Kebencanaan BPBD Kabupaten Nganjuk menjelaskan. Untuk mengantisipasi krisis air bersih ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nganjuk, mulai melakukan droping air bersih sebanyak 20 ribu liter air setiap dua hari sekali. Dari data BPBD Kabupaten Nganjuk, droping bantuan air bersih ini akan mereka lakukan rutin hingga bulan Oktober mendatang. Selain itu, sejumlah anggota TNI, Polri Kecamatan Lengkong, juga akan membantu selama proses pendistribusian air bersih ini.

Sementara, data dari hasil asesmen potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan BPBD Kabupaten Nganjuk tercatat. Untuk saat ini baru terdapat satu desa, yang telah mengusulkan bantuan droping bersih. Yakni, Desa Ngepung Kecamatan Lengkong Nganjuk. (sh)