spot_img
Rabu, Mei 6, 2026
Beranda NASIONAL Mobil Bermuatan Semen Masuk Jurang , Sopir Tewas Kondisi Terjepit Badan Truk...

Mobil Bermuatan Semen Masuk Jurang , Sopir Tewas Kondisi Terjepit Badan Truk Tronton

179

BANGKALAN, MADUTV – Akibat microsleep sebuah truck tronton bermuatan semen, menabrak pohon hinga masuk jurang sedalam tiga meter , di Jalan Raya Blega Desa Lombang Dajah Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. Supir truk tewas dalam kondisi terjepit. Selasa (18/03/2025).

Sopir yang tewas terjepit bernama Nurhadi 44 tahun, Warga Sidobangun Rt/Rw 003/001 Desa Sidobangun, Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan tewas seketika tergencet kabin truk. Diketahui korban mengangkut semen dari Grobogan – Jawa Tengah dengan tujuan ke Pamekasan.

Insiden laka tungal ini, bermula saat truk yang dikemudikan korban melaju dari Surabaya menuju Pamekasan,  kendaraan ini melaju pelan karena muatan berat yang penuh dengan semen. Namun sesampai di tkp,  laju truk tiba-tiba oleng ke kanan yang diduga karena sopir kelelahan serta mengantuk. tanpa bisa dicegah, truk kemudian meluncur masuk ke jurang dan menghantam pohon jati yang ada di sisi selatan jalan.

” Ia mas kendaran tronton inu, pelan pelan dan langsung oleh masuk jurang dan menapbrak pohon, dalam kondisi miring sebelum terguling, muatan berat terdorong ke arah depan, yang menyebabkan kabin truk menggencet tubuh korban. Tubuh korban yang tergencet kabin truk, dengan pohon jati yang masuk ke sisi dalam, menyebabkan korban tewas seketika.” kata Subhan saksi mata.

Kasat Lantas Polres Bangkalan Akp Diyon Fitrianto mengatakan, kecelakaan bermula saat truk dengan nomor Polisi N-9311-UO yang dikemudikan Nurhadi melintas di jalan itu dalam kondisi ngantuk.

Upaya evakuasi pun berlangsung lama dan dramatis. Pihak Kepolisian dan anggota TNI yang datang ke lokasi, kesulitan mengevakuasi tubuh korban yang tergencet di dalam kabin truk.

Mereka pun akhirnya harus mendatangkan petugas BLBD Jatim karena keterbatasan alat untuk mengeluarkan tubuh korban tersebut.

Karena keterbatasan alat kami datangkan petugas BPBD jatim dan Bangkalan untuk mengevaluasi korban” terangnya.

Petugas BPBD juga sempat kesulitan, sehingga harus menggergaji atau memotong beberapa bagian kabin truk, yang menggencet tubuh korban.

Upaya evakuasi ini,  juga sempat terhalang kondisi cuaca, yang tiba-tiba mendung dan hujan deras sehingga makin menyulitkan upaya evakuasi oleh petugas BPBD di lokasi.

Kini pihak keluarga langsung membawa jenasah korban ke rumah untuk di kebumikan, dan tidak mau di lakukan otopsi karena murni kecelakan. (Rhm)