
BOGOR – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Rumah Sakit (RS) Tk. III Salak Dr. H. Sadjiman di Bogor pada hari Rabu, 1 November lalu. RS ini menjadi salah satu dari 26 rumah sakit milik TNI yang mendapatkan program peningkatan fasilitas kesehatan dalam Program Peningkatan Fasilitas Kesehatan TNI (PDN) Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2022.
Dalam acara peresmian tersebut, Prabowo didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Agus Subiyanto, serta perwakilan dari keluarga besar almarhum Brigjen Sadjiman, yang merupakan salah satu tokoh pioneer dan pemimpin pertama RS Salak. Pemberian nama “Sadjiman” kepada rumah sakit ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan atas segala dedikasi dan jasa-jasa yang beliau berikan di bidang kesehatan militer.
Menurut Prabowo, fasilitas kesehatan yang memadai merupakan salah satu aspek penting dalam penyiapan pertahanan negara. Kondisi kesehatan yang optimal akan mendukung tingkat kesiapan yang maksimal dalam menjalankan tugas-tugas pertahanan negara. Oleh karena itu, peningkatan fasilitas kesehatan TNI menjadi prioritas dalam rangka memperkuat pertahanan negara.
Hingga akhir tahun ini, Kementerian Pertahanan akan meresmikan perbaikan dan pembangunan sebanyak 26 rumah sakit di lingkungan pertahanan dan TNI. Pada tahun 2024, rencananya akan ada 20 rumah sakit lainnya yang akan mendapatkan perbaikan dan pembangunan fasilitas kesehatan.
Dalam upayanya untuk memastikan kesehatan dan kesiapan personel TNI, Kemhan terus berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas kesehatan militer di seluruh Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Meresmikannya RS Tk. III Salak Dr. H. Sadjiman menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan fasilitas kesehatan TNI dan merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasa tokoh-tokoh seperti almarhum Brigjen Sadjiman dalam menjaga kesehatan personel TNI.







