Medan, Sumatera Utara – Nyawa Keluarga Terancam Dikuasai Taliban, Imigran Afghanistan Demo UNHCR Perwakilan Medan

118

Medan, Sumatera Utara – Merasa terancam nyawa keluarganya di Afghanistan karena kelompok Taliban menguasai, ratusan imigran asal Afghanistan yang sudah 10 tahun lamanya berada di Kota Medan, Sumatera Utara, berunjuk rasa.

Aksi tersebut berada di depan kantor Perwakilan United Nations High Commuissioner For Refugees (UNHCR) Medan. Mereka meminta kepada PBB dan UNHCR segera merelokasi ke negara ketiga, salah satunya Amerika Serikat.

Ratusan imigran Afghanistan Etnis Hazara, yang telah transit di Indonesia selama 6 sampai 10 tahun melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor perwakilan UNHCR di Jalan Listrik, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dengan membawa spanduk berisi tuntutan, imigran ini menyuarakan tentang nasib dan nyawa keluarga mereka yang terancam oleh kelompok taliban. Hal ini lantaran saat ini kelompok Taliban menguasai kepemerintahan Afganistan.

Mereka meminta pihak pemerintah Indonesia mendesak PBB dan UNHCR untuk segera merelokasi dan mengirimkan mereka ke negara tujuan ketiga. Seperti Amerika, Kanada dan Selandia Baru.

Para imigran merasa selama di Indonesia mereka kurang produktif, tidak mendapatkan pekerjaan dan pendidikan yang layak. Selain itu juga kurang mengembangkan keahlian mereka. Seorang imigran, Muhammad Juma Mohsini mengatakan, saat ini situasi keluarga mereka di Afganistan sangat mengkhawatirkan.

Bahkan sudah hampir 15 tahun, pengungsi tidak bisa menghubungi keluarga di Afganistan. Oleh karena itu, pengungsi meminta agar PBB segera memindahkan mereka ke negara ketiga. Puas menyampaikan orasinya, para imigran pun akhirnya membubarkan diri. Aksi unjuk rasa ini berlangsung secara damai dan mendapat pengawalan dari petugas kepolisian. (hm)