
“Hal itu kami harap dapat terlaksana sebelum transisi negara ke fase endemik pada akhir Oktober ini,” ujar Menteri Senior Pertahanan Hishammuddin Hussein dalam konferensi pers khusus di parlemen, Selasa.
Konferensi pers itu dihadiri oleh Menteri Keuangan Tengku Zafrul, Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin, Menteri Komunikasi dan Multimedia Annuar Musa. Begitu pula hadir Direktur Jenderal Kesehatan Dr. Noor Hisham Abdullah. Mereka hadir setelah mereka mengikuti diskusi yang menghasilkan keputusan tersebut.
Hishammuddin mengatakan pengurangan SOP akan Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob umumkan dalam dua atau tiga pekan ke depan. Ia mengatakan saat ini ada 181 SOP yang mencakup empat tahapan PPN dan pengurangan menjadi 10 SOP bertujuan untuk menyederhanakan.
โLangkah untuk merampingkan SOP yang ada selama lebih dari satu tahun tentu akan memakan waktu lama. Akan tetapi pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikannya sebelum transisi ke fase endemik,โ katanya. Ia mengatakan setiap keputusan harus mempertimbangkan aspek risiko ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat.
SOP akan pemerintah tetapkan dengan memperhatikan tiga aspek. Yaitu kemacetan, area sempit, dan obrolan jarak dekat (3S).
Pemerintah juga menjajaki beberapa tambahan fleksibilitas, antara lain kegiatan pariwisata dan destinasi yang masuk dalamย Tourism Bubble Initiative. Namun sebelum relaksasi diumumkan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akan menilai terlebih dahulu tingkat risiko penularan COVID-19. (Antara/as/ed.zl)







