
Jakarta – Kapal Rumah Sakit bantuan Indonesia untuk Palestina dipastikan siap berlayar menuju Gaza. Pelayaran baru akan dimulai setelah resmi mendapatkan izin dari pemerintahan Mesir.
Komandan KRI DR. Radjiman Wedyodiningrat-992, Kolonel Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, memastikan kapal siap berlayar lintas samudera menuju perairan aman dekat Gaza. Hal ini dilakukan demi membantu merawat dan memberikan pelayanan kesehatan kepada rakyat Palestina yang menjadi korban perang. Kepastian keberangkatan kapal hanya tinggal menunggu izin dari pemerintah Mesir.
Dikatakan bahwa seluruh komponen kapal, termasuk mesin, telah dicek saat kapal berlabuh di galangan kapal PT PAL di Surabaya, Jawa Timur. Di lokasi yang sama, KRI DR. Radjiman juga dicat seluruhnya berwarna putih mengingat kapal tersebut mengemban misi kemanusiaan sebagai rumah sakit bantu saat sandar dekat Gaza. Penggantian warna kapal menjadi putih sesuai dengan ketentuan internasional, yakni Konvensi Jenewa dan San Remo Manual, yang menetapkan bahwa kapal rumah sakit untuk misi kemanusiaan dicat warna putih agar tidak menjadi sasaran tembak pihak yang sedang berperang.
Apabila nantinya pemerintah Mesir mengizinkan Indonesia mengirimkan KRI DR. Radjiman sebagai kapal rumah sakit bantu ke perairan aman dekat Gaza, pelayaran itu akan menjadi misi pertama KRI DR. Radjiman melintasi samudera dan keluar dari perairan Indonesia.
KRI DR. Radjiman Wedyodiningrat-992 saat ini berlabuh di dermaga Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI Angkatan Laut Jakarta, pada Kamis kemarin. Dalam persiapan mengirim bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza, kapal ini juga menyediakan layanan kesehatan.
Sejauh ini, TNI AL tidak hanya menyiapkan kapal rumah sakit beserta awaknya, yang termasuk di antaranya adalah dokter dan perawat, tetapi juga bantuan untuk para korban perang. KRI DR. Radjiman yang saat ini berlabuh di Jakarta mengangkut berbagai jenis bantuan yang dihimpun TNI AL sejak bulan lalu.
Bantuan sebanyak 80 truk yang saat ini ada di KRI DR. Radjiman terdiri atas pampers, pakaian anak-anak, pakaian dewasa, susu, biskuit, air mineral galon, air mineral kardus, obat-obatan, selimut, jaket, dan mie instan.
Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Muhammad Ali, menyatakan bahwa jika izin dari pemerintah Mesir keluar, TNI AL akan segera mengirim KRI DR. Radjiman untuk berlayar. Rencana pengiriman kapal bantu rumah sakit ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto setelah pengiriman bantuan tahap pertama dari Indonesia ke Gaza pada 4 November 2023. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia berkoordinasi dengan negara-negara di sekitar Gaza, termasuk Mesir, untuk pengiriman kapal rumah sakit bantu tersebut.







