spot_img
Rabu, Mei 6, 2026
Beranda Jawa Timur Kepala KPLP Pastikan Tak Ada Pungli dan Peredaran Narkoba dalam Lapas Pamekasan

Kepala KPLP Pastikan Tak Ada Pungli dan Peredaran Narkoba dalam Lapas Pamekasan

257
Sumber : Foto Risky Yadi Jurnalis MaduTV

Pamekasan – Lapas Klas IIA Pamekasan, Madura buka suara perihal merebaknya isu adanya pungutan liar (pungli) dan peredaran narkoba di dalam lapas.

Ka. KPLP Lapas Klas IIA Pamekasan, Leksono Novan memastikan tidak ada pungli dan peredaran narkoba di dalam lapas.

Pihkanya mengatakan, kemungkinan adanya pungli dan peredaran narkoba sangat kecil terjadi di dalam Lapas Pamekasan. Sebab pihaknya ketat melakukan pengawasan terhadap barang kiriman dari para keluarga narapidana.

“Dari luar lapas pun, kami sudah melakukan pemeriksaan ketat, baik terhadap pengunjung yang hendak masuk dan yang akan mengirim barang. Sudah kami lakukan upaya pengamanan semaksimal mungkin,” kata Leksono Novan kepada sejumlah media, Sabtu (12/2/2022).

Menurut Novan, pengunjung yang hendak masuk ke dalam lingkungan Lapas Pamekasan, petugas langsung melakukan penggeledahan. Baik terhadap barang bawaan pengunjung maupun badan pengunjung tak luput dari penggeledahan.

Barang berupa makanan yang akan dikirim kepada warga binaan di dalam Lapas Pamekasan, juga diperiksa menggunakan alat metal detektor. Sebab khawatir ada barang mencurigakan yang diselipkan dalam makanan yang hendak dikirim ke warga binaan.

Lain dari hal itu, petugas Lapas Pamekasan juga intens melakukan pembinaan terhadap warga binaan. Pembinaan tersebut untuk membentuk kepribadian dan kemandirian sehingga ada perubahan menjadi lebih baik.

“Mungkin yang sebelumnya dari warga binaan kami ada yang melakukan kesalahan karena khilaf maupun ada dampak psikologis dan melakukan tindak pidana. Kami sadarkan pemikiran mereka untuk tidak berbuat pidana lagi,” ujarnya.

Novan menjelaskan, selama ini tujuan Lapas Pamekasan untuk memperbaiki kesalahan yang sebelumnya dilakukan warga binaan sebelum ditahan. Sehingga, sebelum dan setelah bebas, para warga binaan ini menjadi manusia yang mandiri dan punya keterampilan khusus.

Bahkan beberapa waktu lalu, Lapas Pamekasan juga telah memberikan pelatihan keterampilan khusus terhadap ratusan warga binaan untuk membuat paving blok. Selain itu, juga diberikan keterampilan dalam bidang pertanian, peternakan dan lainnya.

“Upaya lain yang kami lakukan supaya Lapas Pamekasan terbebas dari peredaran narkoba dan pungli, kami juga intens melakukan penggeledahan razia terhadap semua kamar hunian warga binaan di dalam lapas ini,” jelasnya.

Novan memastikan, banyaknya tuduhan dan isu yang beredar di luar tidaklah benar mengenai adanya peredaran narkoba dan pungli di dalam lapas.

“Kami rasa banyaknya isu dan tuduhan dari luar itu tidak benar, karena kami sudah melakukan upaya penggeledahan dengan maksimal,” terangnya.

Bahkan kata Novan, hal itu sudah terbukti. Semalam pihaknya melakukan penggeledahan terhadap semua kamar hunian para warga binaan. Usai penggeledahan, sama sekali tidak ditemukan barang terlarang, apalagi narkoba.

“Meskipun mungkin ada kesempatan karena keterbatasan penjagaan dari petugas kami. Karena isi di lapas ini over kapasitas yang dihuni sekitar 1170 warga binaan,” pungkasnya.

Ribuan binaan sebanyak itu, lanjut Novan hanya diawasi oleh 157 personel. Apalagi, personel sebanyak itu masih dibagi. Di antaranya terdiri dari 72 petugas berfokus pada pengamanan. Sedangkan petugas sisanya bagian mengurus administrasi. (ry)