spot_img
Minggu, April 19, 2026
Beranda BERITA VIDEO Kepala Desa Buduran dalam Kondisi Selamat Meski Garasinya Dilalap Si Jago Merah

Kepala Desa Buduran dalam Kondisi Selamat Meski Garasinya Dilalap Si Jago Merah

298

Nganjuk, 28 Agustus 2023 – Sebuah peristiwa kebakaran yang melanda garasi milik Kepala Desa Buduran, Gunadi, yang terletak di Desa Buduran, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, berhasil diatasi oleh petugas pemadam kebakaran setelah menghanguskan beberapa kendaraan dan barang berharga. Keberuntungan masyarakat pun terlihat ketika api yang berkobar tidak merembet ke pemukiman warga.

Dari rekaman video amatir yang beredar, terlihat kebakaran tersebut melahap dua unit mobil, yakni mobil siaga desa dan mobil pribadi milik Gunadi, Kepala Desa Buduran. Mesin penggiling pupuk serta tumpukan kayu dan bambu juga ikut menjadi korban si jago merah. Meski demikian, upaya keras petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api untuk menyebar ke rumah-rumah warga.

“Saya sangat bersyukur bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meskipun terjadi kerugian materiil yang cukup besar, namun kita harus tetap bersyukur bahwa kebakaran ini tidak merenggut nyawa,” ujar Gunardi, Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Nganjuk.

Dalam proses pemadaman, dua unit mobil pemadam kebakaran beserta sejumlah personil diterjunkan ke lokasi, dengan bantuan dari aparat TNI-Polri serta warga sekitar. Gunardi menegaskan bahwa kesulitan dalam proses pemadaman tidak ada, karena lokasi kejadian mudah dijangkau dan sarana serta alat pemadam kebakaran bisa dengan cepat sampai di titik api.

Kepala Desa Gunadi mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik serta saat membakar sampah. “Kami mendorong agar warga tidak lalai dalam menggunakan listrik dan saat membuang sampah. Sebaiknya, kita juga menciptakan tempat pembakaran sampah yang aman, seperti dengan menggunakan bis beton,” tambah Gunardi.

Saksi mata, Supiah, mengungkapkan bahwa ia mendengar tiga kali ledakan di garasi sebelum api berkobar. Ia bersama suaminya dan warga sekitar dengan cepat datang untuk memberikan pertolongan. “Kami beruntung bisa sigap mengatasi situasi ini bersama-sama. Meskipun barang-barang banyak yang terbakar, yang terpenting adalah kita semua selamat,” ujar Supiah.

Diperkirakan, total kerugian akibat kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah. Meskipun demikian, semangat gotong royong dan kerja sama antara masyarakat, petugas pemadam kebakaran, dan aparat TNI-Polri telah berhasil meminimalisir dampak dari peristiwa tragis ini. Kejadian ini pun menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kesadaran dalam menjaga keamanan dan mencegah risiko kebakaran di lingkungan sekitar.