ย Kediri – Masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan masuk pada PPKM level empat, DPD KNPI Kota Kediri memperingati HUT RI ke-76 dan HUT KNPI ke-48. Mereka mengelar doa dan tasyakuran bersama pemuda lintas agama secara virtual.
Kegiatan berlangsung di kantor DPD KNPI Kota Kediri, Jalan Kawi 5B, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Turut hadir langsung oleh perwakilan pengurus organisasi dengan terbatas tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.
Gelaran doa dan tasyakuran secara virtual itu turut hadir juga sejumlah kader atau anggota organisasi kepemudaan lintas agama dan masyarakat secara luas.
Ashari Eko Prayetno, ketua pelaksana, menjelaskan, bertepatan HUT RI ke-76 dan HUT KNPI ke-48, DPD KNPI Kota Kediri mengelar doa dan tasyakuran bersama lintas agama yang terlaksana secara virtual dan mematuhi protokol kesehatan.
Kegiatan virtual dalam memperingati momen kemerdekaan ini, baru pertama kali berjalan. Sebab sebelum wabah pandemi Covid-19 KNPI Kota Kediri biasanya mengelar kegiatan secara langsung kepada masyarakat. Peserta yang hadir terbatas, yakni perwakilan pengurus DPD KNPI Kota Kediri terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara dan ketua bidang yang hadir secara virtual.
Bung Ari panggilan akrab ketua pelaksana menegaskan, dalam rangkaian kegiatan juga bersamaan dengan peresmian pemuda peduli. Yakni sebuah gerakan untuk mengajak masyarakat berdonasi kepada sesama akibat dampak pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut akan mulai pada tanggal 17-31 Agustus 2021. Dan untuk selanjutnya akan melakukan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan secara langsung.
Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Reza Darmawan juga menyampaikan, dalam memperingati HUT RI yang biasanya mengelar kegiatan kirab merah putih. Namun saat pandemi Covid-19 saat ini pihaknya melaksanakan kegiatan secara virtual. Yakni doa dan tasyakuran dengan segmentasi kepemudaan lintas agama di Kota Kediri.
Tokoh pemuda yang akrab dengan panggilan Bung Reza, menambahkan, masa pandemi Covid-19 peran pemuda sangat penting. Sebab mampu membantu masyarakat yang kurang beruntung bahkan sampai ditingalkan oleh keluarga tercinta. Maka kami meresmikan secara langsung gerakan pemuda peduli untuk mengalang masyarakat yang mau berdonasi. Bantuan tersebut akan diberikan kepada masyarakat khususnya anak yatim piatu akibat dampak Covid19. (me)







