
Kediri –ย Warga sekitar aliran irigasi sungai Desa Banyakan geger dengan temuan jasad yang mengambang di aliran sungai tanpa busana. Di Dusun Paron Ringin Desa Manyaran Kec. Banyakan Kabupaten Kediri. Dengan lebar sekitar 2 meter dengan kedalaman air sekitar 30 cm.
Jasad seorang laki-laki tanpa busana tersebut, warga temukan pertama kali oleh anak-anak warga sekitar yang sedang melintas di lokasi kejadian.
Kemudian, memberitahukan kepada warga yang saat itu berada di lokasi dan melanjutkan laporan ke polsek banyakan.
Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari oleh TKP penemuan sejumlah barang bukti, berupa sepeda motor beserta stnk, baju dan celana korban, serta sabit.
Dari keterangan Kasi Humas Polres Kediri kota IPTU Henri Mudiyuwono mengungkapkan, penemuan korban sekitar 10.30 WIB, anak-anak kecil warga sekitar yang sedang melintas lokasi melihat korbanย korban mengambang tertelungkup di sungai.
Kemudian memberitahu dan bercerita kepada dua saksi warga sekitar. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa, dan meneruskan ke polsek banyakan.
Mengetahui jasad yang mengapung di saluran irigasi tersebut bernama Legino 63 tahun, yang berprofesi petani, warga dusun manyarejo desa manyaran Kec. Banyakan kab. Kediri.
Korban yang setiap selesai dari kebun, langsung mandi di sungai irigasi dan mencuci pakaian yang ia pakai. Dugaannya korban meninggal dunia karena sakit strok dan tensi tinggi kambuh.
Petugas dibantu warga sekitar melakukan evakuasi, dan jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU setempat. (me)







