Banyuwangi – Satu orang di laporkan meninggal dunia. Usai motor yang di kendarainya terlibat kecelakaan dengan sebuah selep berjalan atau gerandong. Lokasinya di Jalan Raya Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, pada Jum’at pagi. Meski sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun nyawa pengendara motor yang di ketahui berusia lanjut tersebut, tidak dapat di selamatkan. Lantaran luka yang cukup parah pada bagian kepala.
2 kendaraan yang terlibat kecelakaan maut pada Jum’at, 29 Oktober 2021. Di Jalan Raya Desa Dasri, tepatnya, simpang tiga pavingan, dekat mushola joglo 66 Kecamatan Tegalsari. Sudah di amankan unit lantas Polsek Genteng. Dalam kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor matic atas nama Tumingin, 53 tahun. Warga Dusun Balokan, Desa Dasri, meregang nyawa, usai motor yang di kendarainya menabrak sebuah selep berjalan atau gerandong. Gerandong tersebut di kemudikan Matahur, 75 tahun, yang tak lain tetangga satu dusunnya.
Menurut pihak kepolisian, kecelakaan bermula, saat gerandong yang matahur kemudikan. Berjalan dari arah timur ke barat, hendak berbelok, untuk masuk ke gang pavingan, yang berada di sebelah kanan. Naas, di saat yang bersamaan, melaju dari arah sebaliknya. Yakni sepeda motor matic yang di kendarai Tumingin. Tidak sempat menghindar, karena jaraknya yang cukup dekat. Kemudian motor matic tersebut, mengahantam bagian belakang sebelah kiri gerandong. Membuat tubuh Tumingin terpental, dan jatuh di badan jalan. Meski sempat di larikan ke Rumah Sakit Al Huda, Gambiran, serta mendapatkan pertolongan pihak medis. Namun nyawa Tumingin tidak dapat di selamatkan, lantaran menderita luka yang cukup parah pada bagian kepala.
Iptu Nanang juga menambahkan, usai di nyatakan meninggal dunia. Korban sendiri langsung di bawa oleh pihak keluarga untuk di makamkan, di TPU desa setempat. Selain korban jiwa, yakni dari pengendara sepeda motor matic, kerugian materil yang timbul. Menurut Iptu Nanang, sebesar 500 ribu rupiah.(aw)







