
Karawang – Seorang warga Kabupaten Karawang asal Kecamatan Batu Jaya berhasil melakukan penerapan Padi Ratun 5 yakni sebuah metode sekali tanam lima kali panen, ide ini muncul atas keprihatinan import beras dan rendahnya kesejahteraan petani, Ratun lima ini akan di terapkan untuk para petani di Kabupaten Karawang agar bisa sejahtera.
Asbin seorang anak petani warga Kecamatan Batu Jaya Kabupaten Karawang sangat prihatin dengan kehidupan para petani. Selalu serba kekurangan dan sibuk dengan tingginya harga pupuk dan sulitnya pupuk subsidi dari pemerintah untuk para petani.
Untuk membantu keluarga dan para petani padi khususnya di Kabupaten Karawang. Asbin berencana akan menerapkan sistem penanaman menggunakan Ratun R 5 agar bisa memberikan kesejahteraan bagi para petani.
Padi Ratun 5 di sebut jenis unggulan. Ratun R 5 bisa memberikan solusi kebutuhan beras, serta mengurangi subsidi pupuk. Selama ini menjadi beban pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat. Penerapan Padi Ratun R 5 ini sebelumnya sudah di lakukan dan di terapkan di Jawa Timur. Hasilnya sangat menggembirakan dan memuaskan para petani.
Menurut ASBIN selaku inventor R 5 ini menjelaskan, R5 merupakan produk pembenah tanah dengan kandungan utama 9O persen silikat, kapur, perekat hara, ikro, batu apung atau zolite yang mana kandungan R5 ini dapat menaikan PH dan mengikat bakteri bakteri berbahaya di dalam tanah, dan merupakan revolusi ke 5.
Sawah seluas 10 hektar milik para petani tersebut yang da di jalan lingkar Karawang akan di gunakan untuk sawah percontohan Padi Ratun R 5, Penggunaan Padi Ratun R 5 ini, para petani yang sudah memanen tidak perlu membajak maupun menyemai ulang bibit padinya, namun dengan menebarkan Ratun R 5 tersebut dan penambahan silkulasi air petani tinggal menunggu 2 bulan kedepan akan kembali menikmati hasilnya.(ma)







